Veronika Amelia Simbolon
Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Jl. Arif Rahman Hakim No.1, Kota Tanjungpinang, Propinsi Kepulauan Riau | Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Keberadaan Mikroplastik Pada Udang (Metapenaeus Affinis) Di Perairan Desa Dendun Kabupaten Bintan Veronika Amelia Simbolon; Demsa Simbolon; Erpina Santi Meliana Nadeak; Nabila Yasmin
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 25, No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.80368

Abstract

Latar belakang : Sampah plastik merupakan ancaman serius bagi lingkungan laut, di mana Indonesia menjadi penyumbang terbesar kedua di dunia, dan partikelnya terdegradasi menjadi mikroplastik (<5 mm) yang mencemari biota perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan mikroplastik pada udang (Metapenaeus affinis) di perairan Pulau Dendun, Kabupaten Bintan, sebagai indikator awal kontaminasi, mengingat udang merupakan organisme filter feeder yang rentan menelan partikel tersebut, diperparah oleh kebiasaan masyarakat setempat yang membuang limbah langsung ke laut.Metode : Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang pada tahun 2025 menggunakan metode NOAA, melibatkan 30 ekor udang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel dipreparasi dengan pengambilan saluran pencernaan, diekstraksi, dan diamati di bawah mikroskop stereo.Hasil : Hasil menunjukkan bahwa seluruh sampel udang positif mengandung mikroplastik, dengan total 182 partikel atau rata-rata 6 partikel per individu, didominasi oleh bentuk fiber, fragmen, film, dan pelet. Kontaminasi ini diduga kuat bersumber dari aktivitas antropogenik (limbah rumah tangga dan perikanan).Simpulan : Penelitian ini menegaskan adanya tingkat kontaminasi yang tinggi dan mendesak perlunya pengelolaan sampah yang lebih baik, pengurangan plastik sekali pakai, dan edukasi masyarakat di Pulau Dendun untuk melindungi sumber daya perikanan dan kesehatan publik. ABSTRACTTitle: Identification of Microplastics in Shrimps (Metapenaeus affinis) in the Waters around Dendun Village, Bintan RegencyBackground : Plastic waste poses a serious threat to the marine environment, with Indonesia being the second-largest contributor globally, and its particles degrading into microplastics (<5 mm) that contaminate aquatic biota. This study aims to analyze the presence of microplastics in Metapenaeus affinis shrimp in the waters of Pulau Dendun, Bintan Regency, as an early indicator of contamination, given that shrimp are filter feeder organisms susceptible to ingesting these particles, compounded by the local community's habit of disposing waste directly into the sea. Method : The research was conducted at the Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Laboratory in 2025 using the NOAA method, involving 30 individual shrimp collected using a purposive sampling technique. Samples were prepared by extracting the digestive tracts, followed by extraction, filtration, and observation under a stereo microscope. Result : Results showed that all shrimp samples were positive for microplastic content, with a total of 182 particles found, or an average of 6 particles per individual, dominated by the shapes of fiber, fragments, film, and pellets. This contamination is strongly suspected to originate from anthropogenic activities (household waste and fishing activity waste). Conclusion : This study confirms the high level of contamination and underscores the urgent need for improved waste management, a reduction in single-use plastics, and public education on Dendun Island to protect fishery resources and public health.