Frisca Fadhilah Amelia Nugraha
Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Granul Serbuk Bawang Putih (Allium sativum L.) Frisca Fadhilah Amelia Nugraha; Gita Cahya Eka Darma; Dina Mulyanti
Bandung Conference Series: Pharmacy 975 - 984
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsp.v6i2.26308

Abstract

Abstract. Garlic (Allium sativum L.) is known to possess antibacterial activity, making it a promising active ingredient for pharmaceutical formulations. However, garlic powder has relatively fine particle size, which increases interparticle cohesion and results in poor flow properties. Therefore, a granulation process is required to improve the physical characteristics of the powder and produce granules with improved physical properties. This study aimed to formulate garlic powder granules using the wet granulation method with various concentrations of polyvinylpyrrolidone (PVP) as a binder to obtain the optimum formulation based on the evaluation results. Five formulations containing 1, 2, 3, 4, and 5% PVP were prepared and evaluated for organoleptic properties, moisture content, flow rate, angle of repose, Carr's Index, Hausner ratio, and stability. The results showed that Formula 5 containing 5% PVP was the optimum garlic powder granule formulation based on the evaluation results. Abstrak. Bawang putih (Allium sativum L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif dalam sediaan farmasi. Namun, serbuk bawang putih memiliki ukuran partikel yang relatif halus sehingga meningkatkan kohesi antarpartikel dan menyebabkan sifat alir kurang baik. Oleh karena itu, diperlukan proses granulasi untuk memperbaiki karakteristik fisik serbuk sehingga diperoleh granul dengan karakteristik fisik yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan memformulasikan granul serbuk bawang putih menggunakan metode granulasi basah dengan variasi konsentrasi polivinilpirolidon (PVP) sebagai bahan pengikat untuk memperoleh formula terbaik berdasarkan hasil evaluasi sediaan. Granul diformulasikan dalam lima formula dengan variasi konsentrasi PVP 1, 2, 3, 4, dan 5%, kemudian dievaluasi berdasarkan parameter organoleptik, kadar air, laju alir, sudut diam, Carr's Index, rasio Hausner, dan stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula 5 dengan konsentrasi PVP 5% merupakan formula granul serbuk bawang putih terbaik berdasarkan hasil evaluasi sediaan.