Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dan Pola Makan Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti (DIT TAHTI) Polda Kalimantan Tengah Rendy Markus Doembana; Dwi Puji Susanti; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1557

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Pengendalian tekanan darah dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat dan pola makan. Kepatuhan yang rendah serta pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan tekanan darah tidak terkontrol. Tujuan: Menganalisis hubungan kepatuhan minum obat dan pola makan dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Kalimantan Tengah. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 45 pasien hipertensi menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MMAS-8, kuesioner pola makan, dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil: Sebagian besar responden memiliki kepatuhan minum obat rendah (46,7%), pola makan buruk (46,7%), dan tekanan darah kategori hipertensi (55,6%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat dengan tekanan darah (p = 0,000) dan antara pola makan dengan tekanan darah (p = 0,000). Kesimpulan: Kepatuhan minum obat dan pola makan berhubungan signifikan dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Dit Tahti Polda Kalimantan Tengah. Peningkatan kepatuhan pengobatan dan penerapan pola makan sehat diperlukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah.