Keputusan pasien untuk kembali menggunakan pelayanan puskesmas tidak hanya ditentukan oleh kebutuhan pengobatan, tetapi juga oleh pengalaman yang dirasakan selama menerima pelayanan. Pelayanan yang aman, ramah, cepat, nyaman, dan tepat dapat menumbuhkan kepercayaan serta mendorong pasien untuk kembali memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan yang meliputi jaminan (assurance), empati (empathy), daya tanggap (responsiveness), penampilan fisik (tangible), dan keandalan (reliability) terhadap minat kunjung kembali pasien di Puskesmas Borong Kompleks Kabupaten Sinjai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik. Populasi penelitian berjumlah 679 pasien, sedangkan sampel sebanyak 87 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan multivariat menggunakan regresi linear berganda, uji t parsial, serta uji F simultan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden, yaitu 87 orang (100%), menyatakan bersedia melakukan kunjungan kembali. Secara parsial, jaminan berpengaruh signifikan terhadap minat kunjung kembali (t=4,382; p=0,003), empati (t=5,901; p=0,000), daya tanggap (t=3,270; p=0,008), penampilan fisik (t=2,112; p=0,003), dan keandalan (t=2,469; p=0,001). Secara simultan, kelima dimensi kualitas pelayanan juga berpengaruh signifikan terhadap minat kunjung kembali pasien (F=9,906; p=0,007). Disimpulkan bahwa kualitas pelayanan merupakan faktor penting dalam membentuk minat pasien untuk kembali menggunakan pelayanan di Puskesmas Borong Kompleks. Peningkatan kompetensi petugas, kepedulian, kecepatan pelayanan, kenyamanan fasilitas, serta ketepatan pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mempertahankan kepercayaan pasien.