Sulastyawati
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Diet Rendah Garam dengan Hipertensi Intradialitik pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Indah Permata Nurhayati; Sulastyawati; Taufan Arif; Supono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1071

Abstract

Hipertensi intradialitik merupakan komplikasi yang terjadi pada pasien hemodialisis ditandai dengan peningkatan tekanan darah selama atau menjelang akhir sesi dialisis. Hipertensi intradialitik dapat dipengaruhi oleh retensi cairan dan natrium, pengaturan ultrafiltrasi, serta peningkatan aktivitas Renin-Angiotensin-Aldosterone System (RAAS). Kondisi ini berdampak serius karena dapat menurunkan efektivitas terapi serta meningkatkan risiko komplikasi hingga kematian. Untuk mencegah terjadinya hipertensi intradialitik pasien perlu melakukan pembatasan cairan dan pengurangan asupan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan terhadap pembatasan cairan dan diet rendah garam dengan kejadian hipertensi intradialitik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional pada 64 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Fluid Control in Hemodialysis Patients Scale (FCHPS) dan Dietary Salt Reduction Self-Care Behavior (DSR-SCB). Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan pembatasan cairan dengan hipertensi intradialitik (p = 0,000) dan terdapat hubungan antara kepatuhan diet rendah garam dengan hipertensi intradialitik (p = 0,000). Kepatuhan pembatasan cairan dan diet rendah garam berperan penting dalam menurunkan risiko hipertensi intradialitik. Ketidakpatuhan dapat memicu kelebihan volume cairan yang berdampak pada peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, edukasi dan pemantauan kepatuhan diet pada pasien hemodialisis menjadi langkah penting dalam mencegah hipertensi intradialitik.