Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Aktivitas Sedentari Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotagede I Juliati; Dewi Rizzky Mutiarasari; Agil Dhiemitra Aulia Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1184

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok lanjut usia (lansia). Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah aktivitas sedentari. Aktivitas sedentari yang berlangsung dalam waktu lama dapat meningkatkan tekanan darah melalui penurunan fungsi kardiovaskular dan peningkatan resistensi pembuluh darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentari dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kotagede I. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 36 lansia (≥60 tahun) yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data aktivitas sedentari diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner (MOST) dengan metode 24 recall, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital Omron yang telah terkalibrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan perangkat STATA. Hasil sebagian besar responden memiliki aktivitas sedentari sedang (58,33%) dan mengalami hipertensi (61,11%). Proporsi hipertensi lebih tinggi pada kelompok dengan aktivitas sedentari tinggi (86,66%) dibandingkan kelompok dengan aktivitas sedentari sedang (42,85%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas sedentari dengan kejadian hipertensi (p=0,008).