p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Self-Care Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Dentha Aditiya; Agung Widiastuti; Musta'in
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1302

Abstract

Background: A patient's quality of life remains significantly influenced by their ability to perform self-care management, although hemodialysis therapy can help maintain their function. This self-care management includes adherence to fluid restrictions, dietary adjustments, taking medications as prescribed, and undergoing regular hemodialysis.Objective: This study aimed to determine the relationship between self-care management ability and the quality of life of patients undergoing hemodialysis. Methods: This quantitative study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. A total sampling technique was used to recruit 60 respondents. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test. Results: The univariate analysis showed that most respondents had good self-care management ability (27 respondents; 45.0%), while the majority had a good quality of life (28 respondents; 56.7%). The results of the Spearman Rank test revealed a p-value of 0.000 and a correlation coefficient (r) of 0.603, indicating a statistically significant positive relationship between self-care management and the quality of life of patients undergoing hemodialysis. Conclusion: The better the self-care management ability of patients undergoing hemodialysis, the better their quality of
Hubungan Self Compassion Dan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Nabila RIdha Zulfiah; Adi Bayu Prakoso; Musta'in
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1306

Abstract

Background: Patients undergoing hemodialysis often experience physical and psychological changes that impact their quality of life. Self-compassion and depression levels are considered psychological factors associated with patients' quality of life. Objective: To analyze the relationship between self-compassion, depression levels, and the quality of life of patients undergoing hemodialysis. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design involving 62 hemodialysis patients selected via total sampling. Data were collected using the Self-Compassion Scale (SCS), Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), and World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Bivariate analysis was conducted using the Spearman Rank test. Results: A relationship was found between self-compassion and quality of life (p=0.002), whereas no relationship was found between depression levels and quality of life (p=0.051). Conclusion: Self-compassion shows a significant relationship with the quality of life of patients undergoing hemodialysis, while depression levels do not show such a relationship
Pengaruh Modifikasi Brain Gym Ritmik Terhadap Fungsi Kognitif Dan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Surakarta Ratih Ayu Wulan Januri; Musta'in; Kresna Agung Yudhianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1545

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah kesehatan serius pada lansia yang dapat menurunkan kemandirian dan kualitas hidup. Data menunjukkan 10,34% lansia di Provinsi Jawa Tengah mengalami hambatan mengingat dan berkonsentrasi, sehingga stimulasi kognitif menjadi salah satu upaya penting yang perlu terus dikembangkan bagi lansia di Panti Sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi Brain Gym ritmik terhadap fungsi kognitif dan kualitas hidup lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Surakarta. Penelitian menggunakan desain Quasi-Eksperimental dengan rancangan One Group Pre Test Post Test. Sampel berjumlah 30 lansia dipilih menggunakan tekhnik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Fungsi kognitif diukur menggunakan instrumen Mini-Mental Examination (MMSE), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan kuisioner WHOQOL-OLD. Intervensi diberikan selama Sembilan sesi dalam tiga minggu. Analisa data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk yang menunjukkan data berdistribusi normal, dilanjutkan dengan uji parametrik Paired Sample T-Test. Penelitian ini menunjukkan peningkatan kognitif dan kualitas hidup lansia setelah diberikan intervensi. Rata-rata skor fungsi kognitif meningkat dari 21,80 menjadi 25,50 (p=0,001). dan rata-rata skor kualitas hidup meningkat 57,50 menajadi 63,83 (p=0,001). Nilai signifikansi p<0,05 pada kedua variabel membuktikan bahwa peningkatan tersebut bermakna secara statistic, modifikasi Brain Gym ritmik yang mengintegrasikan elemen musik, meja, dan kertas terbukti efektif menstimulasi fungsi kognitif sekaligus meningkatkan interkasi sosial dan kesejahteraan emosional lansia. Modifikasi Brain Gym ritmik berpengaruh signifikan terhadap fungsi kognitif dan kualitas hidup lansia. Intervensi ini dapat diimplementasikan sebagai program stimulasi kognitif nonfarmakologis yang aman, mudah, dan menyenangkan di Panti Sosial guna meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan lansia secara berkelanjutan. Kata Kunci : Brain Gym Ritmik, Fungsi Kognitif; Kualitas Hidup, Lansia.