Fitry Amelia
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Potensi Interaksi Obat Pasien Stroke Iskemik Di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Di Jakarta Pusat Fitry Amelia; Widya Handayani; Mohammad Zakir Chohan; Wan Syurya Tri Dharma
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1319

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit degeneratif vaskular yang memerlukan regimen terapi kombinasikompleks (polifarmasi). Penggunaan multipel obat secara bersamaan meningkatkan potensi terjadinyainteraksi obat yang berdampak pada efektivitas terapi maupun peningkatan risiko efek samping.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peresepan, menganalisis potensiinteraksi obat (mekanisme dan tingkat keparahan), serta menganalisis hubungan antara jumlah obatyang diresepkan dengan kejadian potensi interaksi obat pada pasien stroke iskemik rawat jalan diRumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta Pusat. Metode: Penelitian observasional deskriptif-analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis dan resep pasien periodeJanuari 2026. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 200 resep. Analisis potensiinteraksi obat dilakukan menggunakan Drug Interaction Checker (Drugs.com), disajikan secaradeskriptif dan diuji bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik pasien didominasi olehperempuan (54,5%) dan kelompok usia dewasa 18–59 tahun (57,0%). Komorbiditas tertinggiadalah hipertensi (54,0%) dan dislipidemia (34,0%). Sebanyak 134 resep (67,0%) teridentifikasimemiliki potensi interaksi obat dengan total 252 kejadian. Berdasarkan mekanisme, interaksifarmakodinamik mendominasi sebesar 72,0% (144 kejadian), sedangkan farmakokinetik sebesar22,2% (56 kejadian). Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi tingkat moderate paling banyakditemukan (54,5%), diikuti major (18,3%) dan minor (17,8%). Pasangan obat interaksi major terseringadalah Amitriptyline–Tramadol (4,09%). Uji statistik Chi-Square menunjukkan hubungan yangsignifikan antara jumlah obat yang diresepkan dengan kejadian potensi interaksi obat (p = 0,009;p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat prevalensi potensi interaksi obat yang tinggi pada pasien strokeiskemik, di mana polifarmasi secara signifikan meningkatkan risiko kejadian interaksi obat.