Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Obat Generik dan Paten antara Fakta Mitos dan Bukti Ilmiah Widya Handayani; Tria Ayu Astari; Muhammad Sayid Ali Fikri; Huda Fauziyah; Arfan Wijaya; Andy Rahadian
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/18q74n09

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terkait perbedaan antara obat generik dan obat paten menimbulkan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap obat generik yang dianggap murah dan berkualitas rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui edukasi dalam bentuk bertajuk “Obat Generik vs Paten: Fakta, Mitos, dan Bukti Ilmiah”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui zoom dan melibatkan 100 peserta yang terdiri dari masyarakat umum. Materi mencakup definisi, regulasi, proses produksi, dan mitos seputar obat generik dan paten, serta uji pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas penyampaian materi. Hasil posttest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan peserta bernilai tinggi meningkat dari 74% menjadi 79% dan peserta bernilai rendah menurun dari 9% menjadi 5%. Edukasi yang efektif dan komunikatif ini diharapkan dapat mengubah persepsi negatif masyarakat dan mendukung penggunaan obat generik dalam sistem kesehatan nasional.
Sosialisasi Pentingnya Kesadaran Penggunaan Antibiotik Serta Bahaya Resistensi Antibiotik di SMAN 18 Jakarta Widya Handayani; Syahrul Munir; I Putu Aris Septa Permana; Eka Saputri; Nanda Rahma Desra; Sagita Feronica Sagita
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/3rsdxg73

Abstract

Antibiotic resistance is a growing global health problem caused by the irrational use of antibiotics in humans, animals, and the environment. The high prevalence of infectious diseases, low public awareness, and inappropriate antibiotic use practices contribute to the emergence of resistant microorganisms, which can reduce treatment effectiveness and increase morbidity and mortality rates. This community service activity aimed to improve students’ knowledge and awareness of the importance of rational antibiotic use and the dangers of antibiotic resistance. The activity employed an educational counseling method and was conducted among 11th-grade students at SMAN 18 Jakarta using a pre-test and post-test design. A total of 60 students participated in the educational session delivered through presentations and interactive discussions. The evaluation instrument consisted of 10 multiple-choice questions to assess knowledge levels before and after the intervention.The results showed a significant increase in knowledge, with the average score rising from 71% in the pre-test to 88% in the post-test. This improvement indicates that the educational intervention was effective in enhancing students’ understanding of antibiotic resistance and the prevention of antibiotic misuse. This educational activity is expected to contribute to reducing antibiotic resistance in the community.
Studi Potensi Interaksi Obat Pasien Stroke Iskemik Di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Di Jakarta Pusat Fitry Amelia; Widya Handayani; Mohammad Zakir Chohan; Wan Syurya Tri Dharma
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1319

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit degeneratif vaskular yang memerlukan regimen terapi kombinasikompleks (polifarmasi). Penggunaan multipel obat secara bersamaan meningkatkan potensi terjadinyainteraksi obat yang berdampak pada efektivitas terapi maupun peningkatan risiko efek samping.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peresepan, menganalisis potensiinteraksi obat (mekanisme dan tingkat keparahan), serta menganalisis hubungan antara jumlah obatyang diresepkan dengan kejadian potensi interaksi obat pada pasien stroke iskemik rawat jalan diRumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta Pusat. Metode: Penelitian observasional deskriptif-analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis dan resep pasien periodeJanuari 2026. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 200 resep. Analisis potensiinteraksi obat dilakukan menggunakan Drug Interaction Checker (Drugs.com), disajikan secaradeskriptif dan diuji bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik pasien didominasi olehperempuan (54,5%) dan kelompok usia dewasa 18–59 tahun (57,0%). Komorbiditas tertinggiadalah hipertensi (54,0%) dan dislipidemia (34,0%). Sebanyak 134 resep (67,0%) teridentifikasimemiliki potensi interaksi obat dengan total 252 kejadian. Berdasarkan mekanisme, interaksifarmakodinamik mendominasi sebesar 72,0% (144 kejadian), sedangkan farmakokinetik sebesar22,2% (56 kejadian). Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi tingkat moderate paling banyakditemukan (54,5%), diikuti major (18,3%) dan minor (17,8%). Pasangan obat interaksi major terseringadalah Amitriptyline–Tramadol (4,09%). Uji statistik Chi-Square menunjukkan hubungan yangsignifikan antara jumlah obat yang diresepkan dengan kejadian potensi interaksi obat (p = 0,009;p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat prevalensi potensi interaksi obat yang tinggi pada pasien strokeiskemik, di mana polifarmasi secara signifikan meningkatkan risiko kejadian interaksi obat.
Studi Potensi Interaksi Obat Diabetes Mellitus Dengan Anti-Hipertensi Di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat Zuli Astuti Salsabilla; Widya Handayani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1432

Abstract

Interaksi obat merupakan salah satu permasalahan dalam pengobatan pasien Diabetes Mellitus(DM) tipe 2 dengan hipertensi karena penggunaan terapi kombinasi dan polifarmasi dapatmeningkatkan risiko perubahan efek farmakologis antarobat. Penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi pola penggunaan obat serta menganalisis potensi interaksi antara obatantidiabetes dan antihipertensi pada pasien DM tipe 2 dengan hipertensi di Rumah Sakit YarsiCempaka Putih Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan desain observasional retrospektif dengandata sekunder berupa resep pasien periode Juli–November 2025. Sampel diperoleh menggunakanteknik total sampling dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 198 dari 200 pasien (99%) memiliki potensi interaksi obat.Interaksi didominasi oleh mekanisme farmakodinamik dan tingkat keparahan moderate. Sebanyak80,8% pasien menggunakan lima atau lebih obat sehingga termasuk dalam kategori polifarmasi.Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jumlah obat dengan potensi interaksi(p<0,05) serta antara diagnosis penyerta dengan potensi interaksi obat (p<0,05). Temuan inimenunjukkan bahwa kompleksitas terapi dan keberadaan diagnosis penyerta merupakan aspekpenting dalam peningkatan risiko interaksi obat. Skrining interaksi, evaluasi resep, danpemantauan terapi secara berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan keamanan dan efektivitaspengobatan pasien DM tipe 2 dengan hipertensi.
Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Stroke Hemoragik Di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Syari Fatul Hayanis; Widya Handayani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1403

Abstract

Stroke hemoragik merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang memerlukan terapimultidrug akibat adanya penyakit penyerta sehingga meningkatkan risiko terjadinya potensi interaksi obat.Interaksi obat dapat menurunkan efektivitas terapi, meningkatkan risiko efek samping, serta memengaruhikeselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi interaksi obat serta menganalisis hubunganjumlah obat dan komorbid dengan potensi interaksi obat pada pasien stroke hemoragik di Rumah Sakit IslamCempaka Putih Jakarta Pusat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain deskriptif analitikmenggunakan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian terdiri atas 145 pasien stroke hemoragik rawat jalanperiode Januari–Desember 2025 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekammedis pasien, sedangkan identifikasi potensi interaksi obat dilakukan menggunakan Drugs.com DrugInteractions Checker. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik pasien dan profilinteraksi obat, sedangkan hubungan jumlah obat serta komorbid dengan potensi interaksi obat dianalisismenggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 123 pasien (84,8%) memiliki potensiinteraksi obat dengan total 383 kejadian interaksi. Tingkat interaksi didominasi kategori moderate sebanyak 298kejadian (77,8%), diikuti minor 58 kejadian (15,1%) dan major 27 kejadian (7,1%). Berdasarkan mekanismenya,interaksi farmakodinamik merupakan jenis yang paling banyak ditemukan (75,2%). Hasil uji Chi-squaremenunjukkan terdapat hubungan bermakna antara jumlah obat dengan potensi interaksi obat (p<0,05),sedangkan komorbid tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05). Disimpulkan bahwa potensi interaksiobat pada pasien stroke hemoragik tergolong tinggi dan didominasi interaksi farmakodinamik dengan tingkatkeparahan moderate. Oleh karena itu, skrining interaksi obat dan pemantauan terapi oleh apoteker perludioptimalkan untuk meningkatkan keamanan, efektivitas, dan rasionalitas penggunaan obat pada pasien strokehemoragik.