Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatanmasyarakat karena dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, dan gagalginjal. Upaya pencegahan hipertensi dapat dilakukan melalui penerapan perilaku hidup sehat, terutama dalampengelolaan pola makan. Peran keluarga dalam pengelolaan makanan, seperti penyediaan makanan sehat,pengaturan pola makan, dan pengawasan konsumsi makanan berisiko, dapat memengaruhi perilakupencegahan hipertensi. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam mendukungindividu untuk menerapkan perilaku pencegahan hipertensi secara optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan MakananDengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian crosssectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik pengambilan sampling AccidentalSampling yang diisi oleh total 80 responden. Uji statistik menggunakan Spearman Rank.Hasil: Hasil analisa statistik dengan uji Spearman’s Rho Hubungan Peran Keluarga Dalam PengelolaanMakanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya diperoleh nilaip value = 0,000 < 0,05. HA diterima yang artinya terdapat Hubungan Peran Keluarga Dalam PengelolaanMakanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. KekuatanHubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi DiPuskesmas Pahandut Kota Palangka Raya diperoleh nilai 0,901 yang artinya memiliki kekuatan sangat kuatdengan arah hubungan positif.Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Peran Keluarga DalamPengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.