Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi Dengan Motivasi Belajar Siswa SDN Pamarunan 1 Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Natanael Apan Taib; Putria Carolina; Isnawiranti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1336

Abstract

Sarapan pagi merupakan kebutuhan fisiologis dasar yang berperan dalam memenuhikebutuhan energi setelah berpuasa semalaman. Asupan energi pada pagi hari mendukung fungsikognitif, seperti konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan berpikir, sehingga dapat meningkatkanmotivasi belajar siswa. Namun, masih terdapat siswa yang belum terbiasa sarapan sebelum berangkatke sekolah sehingga berpotensi menurunkan kesiapan dan motivasi belajar.Tujuan: Mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan motivasi belajar siswa SDNPamarunan 1 Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau.Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan pagi dan motivasi belajar, kemudiandianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansiα = 0,05.Hasil: Sebagian besar responden memiliki kebiasaan sarapan kategori sedang sebanyak 19 siswa(41,3%) dan motivasi belajar kategori sedang sebanyak 22 siswa (47,8%). Hasil uji Spearman Rankmenunjukkan nilai r = 0,904 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubunganpositif, sangat kuat, dan signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan motivasi belajar siswa.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan motivasibelajar siswa. Semakin baik kebiasaan sarapan pagi, semakin tinggi motivasi belajar siswa. Hasilpenelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalammeningkatkan edukasi mengenai pentingnya sarapan bergizi seimbang untuk mendukung motivasibelajar.