Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Return Duct Dan Plenum Terhadap Kualitas Udara PM10 dan PM2.5 pada Sistem AC Klinik Haikal Raid Raziqin; Andriyanto Setyawan; Listya Utari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 17 No. 1 (2026): Prosiding 17th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v17i1.7173

Abstract

Kualitas udara dalam ruang merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat pada fasilitas pelayanan kesehatan. Konfigurasi return air pada sistem VRF, yaitu return duct dan return plenum, memengaruhi distribusi partikulat di dalam ruangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kedua konfigurasi tersebut terhadap kualitas udara berdasarkan parameter PM2.5 dan PM10 di Klinik Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif melalui pengukuran selama lima hari pada tiga variasi fan speed (low, medium, dan high). Data dianalisis menggunakan nilai rata-rata, ISPU, uji Shapiro–Wilk, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM2.5 pada sistem return plenum berada pada rentang 3,71–3,96 µg/m³, sedangkan sistem return duct menghasilkan konsentrasi 0.76–6.25% lebih rendah. Konsentrasi PM10 pada sistem return plenum berada pada rentang 5,73–7,07 µg/m³, sedangkan sistem return duct menghasilkan konsentrasi 0.31–12.16% lebih rendah. Seluruh hasil pengukuran termasuk kategori Baik berdasarkan ISPU, sedangkan uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p > 0,05).
Analisis Kinerja Water Chiller System Pada Inert Gas Generator Akibat Retrofit Kompresor Di Kapal LNG Martua Jambak; Andriyanto Setyawan; Luga Martin Simbolon; Utami Nuri Adilah
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 17 No. 1 (2026): Prosiding 17th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v17i1.7174

Abstract

Sistem Inert Gas Generator (IGG) pada kapal Liquefied Natural Gas (LNG) berfungsi menghasilkan gas lembam berkandungan oksigen rendah dan Dew Point sesuai spesifikasi untuk mencegah kebakaran dan ledakan pada tangki muatan. Kinerja IGG sangat dipengaruhi oleh Water Chiller System yang mendinginkan gas hasil pembakaran sebelum memasuki dehumidifier. Data historis operasi menunjukkan Water Chiller System mengalami penurunan performa berupa high pressure alarm berulang, penurunan kapasitas pendinginan, serta kompresor Hartford tipe 1218NHF6W4K yang telah berstatus obsolete. Penelitian ini menganalisis pengaruh retrofit kompresor terhadap kinerja Water Chiller System dan kualitas gas lembam pada IGG kapal LNG berkapasitas 163.392 GT. Retrofit dilakukan dengan mengganti kompresor Hartford screw full-hermetic (436 kW) dengan Bitzer CSH9563-210Y-40D screw semi-hermetic (399 kW), serta mengganti refrigeran R404A menjadi R407C. Analisis dilakukan terhadap data operasi sebelum dan sesudah retrofit menggunakan diagram tekanan-entalpi (P-h). Hasil penelitian menunjukkan kapasitas pendinginan meningkat dari 112 kW menjadi 414 kW dan COP meningkat dari 1,27 menjadi 2,9. Temperatur gas keluaran Gas Cooler menurun dari 0,5°C menjadi −4,5°C, Dew Point turun dari −66°C menjadi −69,6°C, dan kandungan oksigen turun dari 0,89% menjadi 0,68%. Retrofit kompresor terbukti meningkatkan keandalan operasional Water Chiller System pada sistem IGG kapal LNG.