Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pegaruh Salep Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci Jantan New Zealand White Rahmawati; Septian Maulid Wicahyo; Bagas Ardiyantoro
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.297

Abstract

Latar belakang: Luka sayat merupakan salah satu jenis luka yang sering terjadi akibat benda tajam dan memerlukan penanganan tepat agar proses penyembuhan optimal. Kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) mengandung flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh salep ekstrak kulit kacang tanah terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci jantan, mengevaluasi mutu fisik sediaan, dan menentukan konsentrasi paling efektif. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan Posttest Only Group Design menggunakan kelinci jantan New Zealand White yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Betadine®), serta salep ekstrak konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Parameter meliputi mutu fisik, penyusutan panjang luka, persentase penyembuhan, dan Area Under Curve (AUC). Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Salep ekstrak kulit kacang tanah berpengaruh terhadap penyembuhan luka, dengan konsentrasi 15% menunjukkan efektivitas terbaik berdasarkan nilai AUC dan persentase penyembuhan. Kesimpulan: Salep ekstrak kulit kacang tanah berpengaruh terhadap penyembuhan luka sayat dan memenuhi persyaratan mutu fisik. Variasi konsentrasi memengaruhi efektivitas penyembuhan luka.