Icha Nopita Sari
Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Self-Efficacy dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Icha Nopita Sari; Heltty Heltty; Sitti Masriwati
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v3i3.116

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang membutuhkan hemodialisis jangka panjang dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta sosial pasien sehingga menurunkan kualitas hidup. Self-efficacy merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membantu pasien mengelola penyakit dan menjalani perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 126 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis 1-3 kali per minggu, telah menjalani hemodialisis <1 sampai >3 tahun, memiliki kesadaran penuh, bersedia menjadi responden, serta kooperatif dan mampu berkomunikasi dengan baik. Self-efficacy diukur menggunakan Chronic Kidney Disease Self-efficacy Scale, sedangkan kualitas hidup menggunakan Kidney Disease Quality of Life Short Form. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki self-efficacy kategori sedang (51,6%) dan kualitas hidup kategori sedang (49,2%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup (p=0,001). Nilai Cramer's V sebesar 0,718 menunjukkan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Peningkatan self-efficacy melalui edukasi, motivasi, dan konseling dapat menjadi bagian dari upaya keperawatan untuk mendukung kualitas hidup pasien.