Pengenalan huruf vokal merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam membangun kemampuan keaksaraan awal anak di usia dini. Hasil observasi awal di TK ABA Rogojampi menunjukkan bahwa dari 21 anak berusia 4–5 tahun, sebanyak 17 anak (81%) tergolong dalam kategori Belum Berkembang (BB), sementara 4 anak lainnya (19%) berada pada kategori Mulai Berkembang (MB). Pendekatan pembelajaran yang biasa digunakan, yakni ceramah dan lembar kerja, cenderung membuat anak pasif dan cepat merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan anak dalam mengenal huruf vokal dengan menggunakan media PACORU (Papan Coding Huruf), yaitu sebuah media inovatif yang memadukan pengenalan huruf vokal dengan konsep dasar coding unplugged. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus, dengan subjek sebanyak 21 anak dari kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta instrumen penilaian kemampuan mengenal huruf vokal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang berarti. Pada tahap pra-siklus, tingkat ketuntasan (BSH/BSB) masih 0%. Pada siklus I, ketuntasan naik menjadi 14% (3 anak mencapai BSH). Setelah dilakukan berbagai perbaikan pada siklus II, ketuntasan melonjak menjadi 72% (10 anak BSH dan 5 anak BSB), dengan penurunan tajam pada kategori BB yang tinggal 9% (2 anak). Dengan demikian, media PACORU terbukti ampuh dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia 4–5 tahun. Media ini layak dijadikan pilihan dalam pembelajaran literasi awal yang bersifat menyenangkan, interaktif, dan berbasis permainan.