Pengelolaan waktu merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas dan keberhasilan akademik mahasiswa. Pola penggunaan waktu yang kurang seimbang dapat berdampak pada menurunnya efektivitas belajar maupun aktivitas pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi pola penggunaan waktu mahasiswa serta membandingkan kinerja algoritma Decision Tree, K-Nearest Neighbor (KNN), dan Naive Bayes dalam proses klasifikasi. Data penelitian diperoleh melalui survei terhadap mahasiswa dan menghasilkan 518 data, yang setelah melalui tahap preprocessing berupa data cleaning, seleksi atribut, dan transformasi data menjadi 516 data valid. Variabel yang digunakan meliputi jam kuliah, jam belajar mandiri, jam santai atau hiburan, jam olahraga, dan jam organisasi, dengan target berupa kategori pola penggunaan waktu mahasiswa. Dataset dibagi menggunakan rasio 80:20 menjadi data latih dan data uji. Evaluasi dilakukan menggunakan Confusion Matrix dengan metrik akurasi sebagai dasar perbandingan kinerja model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Decision Tree memberikan performa terbaik dengan akurasi sebesar 95,19%, diikuti oleh K-Nearest Neighbor sebesar 88,46% dan Naive Bayes sebesar 77,88%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Decision Tree lebih efektif dalam mengenali pola penggunaan waktu mahasiswa pada dataset yang digunakan sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pendekatan pendukung dalam analisis perilaku belajar mahasiswa.