Penelitian ini bertujuan menerapkan pilar pembelajaran bermakna dan pembelajaran menyenangkan dalam pembelajaran Kurikulum Merdekapendek deep learning di SD Islam Sari Bumi Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran bertujuan untuk mengonkretkan konsep abstrak melalui media visual, audiovisual, alat peraga, praktik langsung, serta pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Guru juga menerapkan model Problem Based Learning , Project Based Learning , dan Discovery Learning untuk membangun pembelajaran yang sistematis dan kontekstual. Seperti penerapan pembelajaran yang menyenangkan diwujudkan melalui pemberian otonomi belajar, penyediaan pilihan aktivitas, pemberian penghargaan dan umpan balik positif, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan melalui permainan edukatif, icebreaking , pembelajaran luar kelas, dan pemanfaatan teknologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua pilar tersebut saling mendukung dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka berpendekatan deep learning . Kata kunci : Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Mendalam, Pembelajaran Bermakna, Pembelajaran Menyenangkan, Sekolah Dasar, Pembelajaran Bermakna, Pembelajaran Menyenangkan.