Bencana banjir merupakan ancaman yang sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, yang secara geografis rawan terhadap bencana hidrometeorologi. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, wilayah ini beberapa kali terdampak banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar-mengajar. Masih banyak siswa yang belum memiliki kesiapan optimal dalam menghadapi situasi darurat bencana, yang ditandai dengan rendahnya pemahaman mengenai tindakan penyelamatan diri dan minimnya keterlibatan dalam simulasi kebencanaan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana banjir di SMA N 1 Sungai Pua Tahun 2025. Desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 14juli- 18 juli 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 181 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan kesiapan. Hasil uji Spearmen Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan (p=<0,001). Hasil Penelitian juga menunjukkan bahwa 80 responden (44,2%) memiliki pengetahuan pada kategori baik, 62 responden (34,3%) pada kategori cukup, 39 responden (21,5) pada kategori kurang, sedangkan 99 responden (54,7%) memiliki sikap pada kategori positif, 82 responden (45,3%) pada kategori megatif. Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan dalam menghadapi bencana banjir pada siswa di SMA N 1 Sungai Pua. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya peningkatan keselamatan dan kesejahteraan siswa dalam menghadapi bencana banjir