N Nuraina
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Malikussaleh, Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Artikel Systematic Literature Review (SLR) bagi Mahasiswa di Lingkungan FKIP Universitas Malikussaleh Iryana Muhammad; M Muliana; R Rohantizani; N Nuraina; Hayatun Nufus; M Mursalin
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penulisan artikel Systematic Literature Review (SLR) merupakan kegiatan akademik yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah berbasis kajian literatur secara sistematis dan terstruktur. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh. Pelatihan dirancang melalui kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung dalam mencari serta menulis artikel SLR. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar SLR, tahapan penyusunan SLR, teknik pencarian artikel ilmiah, proses seleksi dan evaluasi artikel, serta teknik sintesis dan penulisan hasil kajian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep SLR dan kemampuan awal dalam menyusun kerangka artikel SLR. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan akademik sekaligus meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa, khususnya dalam bidang pendidikan matematika.
Penguatan Kompetensi Komunikasi Guru dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Ajar bagi Siswa Sekolah Kejuruan Muhammad Ali; M Mursalin; N Nuraina; Hayatun Nufus; R Rohantizani; Desi Amita
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat ditentukan oleh kemampuan guru menyampaikan pesan pembelajaran secara jelas, terstruktur, dan kontekstual dengan bidang keahlian siswa. Temuan awal di sekolah mitra menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan memahami materi ajar bukan karena materi yang terlalu sulit, melainkan karena penyampaian yang searah, padat istilah teknis, dan minim umpan balik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan kompetensi komunikasi guru mencakup kejelasan penyampaian, penggunaan bahasa yang sesuai tingkat siswa, komunikasi nonverbal, keterampilan bertanya dan memberi umpan balik, serta pemanfaatan media pendukung sehingga pemahaman materi ajar siswa meningkat. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, yaitu analisis kebutuhan dan diagnostik komunikasi kelas, pelatihan teori komunikasi instruksional, workshop microteaching dengan umpan balik terstruktur, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Kegiatan diikuti oleh 28 guru dan melibatkan 96 siswa sebagai responden pemahaman materi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor kompetensi komunikasi guru dari 41% menjadi 88% kategori baik dan sangat baik, sedangkan rerata skor pemahaman materi ajar siswa naik dari 56% menjadi 86%. Dampak kegiatan ini adalah terbangunnya pola komunikasi kelas yang dialogis, meningkatnya partisipasi siswa, serta tersedianya panduan komunikasi instruksional yang dapat digunakan sekolah secara berkelanjutan.