Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Yang Mempengaruhi Kepatuhan Implementasi Budaya Keselamatan Pasien Pada Paramedis Di RSUD Tanjung Priok Tahun 2025 Martdiandini Lukitasari Naibaho; Yuli Prapanca Satar; Sonya Dewi Wulandari
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i3.8166

Abstract

Budaya keselamatan pasien merupakan aspek penting dalammeningkatkanmutupelayanan kesehatan, namun kepatuhan tenaga kesehatan dalam penerapannya masihmenjaditantangan di RSUD Tanjung Priok. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaranfaktorindividu dan organisasi, menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dengankepatuhanimplementasi budaya keselamatan pasien, serta mengidentifikasi faktor paling dominanyangmempengaruhi kepatuhan paramedis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengandesain cross-sectional dan model PRECEDE–PROCEED. Populasi penelitian adalahseluruhparamedis di RSUD Tanjung Priok sebanyak 70 orang dengan teknik total sampling. Datadikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat, danmultivariatdengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar paramedis memilikipengetahuan baik (60,0%), sikap positif (74,3%), dan kepatuhan cukup baik(67,1%).Pengetahuan, sikap, budaya organisasi, pelatihan berkala, dan sosialisasi kebijakan berhubungansignifikan dengan kepatuhan, sedangkan motivasi pribadi, kesadaran risiko, dandukunganmanajemen tidak signifikan. Sosialisasi kebijakan menjadi faktor paling dominandalammempengaruhi kepatuhan implementasi budaya keselamatan pasien. Penelitian ini menegaskanpentingnya sosialisasi kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan paramedisdankeselamatan pasien. Kata kunci: Budaya, Keselamatan, Pasien, Kepatuhan, Paramedis