Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Time Study Pada Workload Analysis (WLA) Untuk Mengetahui Beban Kerja Dalam Menentukan Jumlah Tenaga Kerja Optimal Di PT XYZ Rendi Maulana; Sita Kurniaty Ratoko; Suhaeri
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.277

Abstract

Penurunan produktivitas dan kelelahan fisik Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Gudang Lini 3 PT XYZ menyebabkan target pembongkaran pupuk 91,2 ton per hari tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan menentukan waktu baku, menganalisis beban kerja menggunakan Workload Analysis (WLA), dan menentukan kebutuhan tenaga kerja optimal. Pengukuran waktu dilakukan dengan Stopwatch Time Study, Westinghouse untuk penyesuaian kinerja, dan standar ILO untuk allowance. Hasil menunjukkan waktu baku satu siklus pembongkaran (50 kg) sebesar 80,29 detik. Pada kondisi 5 pekerja, beban kerja elemen memikul mencapai 144,72% dan menyusun 125,65% (overload), sedangkan mengangkat 83,02% (normal). Manpower planning merekomendasikan penambahan 2 pekerja menjadi 7 orang per regu. Beban kerja usulan menjadi 83,02% untuk mengangkat, 96,48% memikul, dan 62,83% menyusun, sehingga lebih seimbang dan mendukung pencapaian target operasional.
Analisis Penerapan Root Cause Analysis (RCA) Dan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, And Control) Pada Proses Produksi Malkist Abon Di PT NBC Adi Prasetyo; Sita Kurniaty Ratoko; Suhaeri
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.765

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat produk reject Malkist Abon di PT NBC yang melebihi target perusahaan sebesar 8%. Penelitian bertujuan mengidentifikasi jenis reject dominan, menentukan akar penyebab, dan mengevaluasi tindakan perbaikan . Penelitian menggunakan pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control yang diintegrasikan dengan Root Cause Analysis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi periode Juni 2025 sampai Mei 2026. Diagram Pareto digunakan untuk menentukan reject dominan, sedangkan diagram sebab-akibat dan analisis 5 Why digunakan untuk menemukan akar penyebab. Reject tipis/tebal menjadi jenis dominan dengan jumlah 258.250 kg atau 29,89% dari total reject. Faktor pengukuran menjadi fokus perbaikan karena proses penimbangan masih menggunakan timbangan manual. Implementasi timbangan otomatis menurunkan reject dari 11,77% menjadi 7,28%, atau turun 4,49 poin persentase. Nilai DPMO turun dari 16.765,03 menjadi 10.405,31, sedangkan nilai sigma meningkat dari 3,62685 menjadi 3,81187. Hasil menunjukkan perbaikan mencapai target perusahaan.