Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Word of Mouth dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Keputusan Pembelian (Studi pada Counter Rama Cell Kendal) Intan Wahyu Kinasih; Henry Casandra Gultom; Noventia Karina Putri
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 2 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i2.358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh word of mouth dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan melalui keputusan pembelian sebagai variabel intervening pada Counter Rama Cell Ngampel Kendal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 98 pelanggan Counter Rama Cell yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan koefisien 0,196 dan terhadap keputusan pembelian sebesar 0,350. Kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0,289 serta terhadap keputusan pembelian sebesar 0,448. Selanjutnya, keputusan pembelian berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan koefisien 0,450. Keputusan pembelian terbukti memediasi secara parsial pengaruh word of mouth terhadap loyalitas pelanggan dengan pengaruh tidak langsung sebesar 0,157, serta memediasi secara parsial pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0,202. Kualitas pelayanan menjadi faktor yang lebih dominan dengan total pengaruh sebesar 0,491 dibandingkan word of mouth sebesar 0,354. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan word of mouth yang positif, disertai pengalaman pembelian yang baik, dapat memperkuat loyalitas pelanggan Counter Rama Cell.
Minat Beli Memediasi Kualitas Produk Dan Social media marketing Terhadap Keputusan Pembelian Siti Issaroh; Henry Casandra Gultom; Noventia Karina Putri
Solusi Vol. 23 No. 3 (2025): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v23i3.12024

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan industri kecantikan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran agar mampu memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Salah satu pendekatan yang relevan dalam konteks ini adalah melalui pemanfaatan media sosial dan penguatan kualitas produk, dengan minat beli sebagai variabel perantara. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan social media marketing terhadap keputusan pembelian produk Skintific, dengan minat beli sebagai variabel intervening. Subjek penelitian adalah konsumen Jelita Cosmetics di Rembang yang telah membeli produk Skintific. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dan keputusan pembelian. Selain itu, minat beli juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Minat beli terbukti memediasi secara signifikan pengaruh kualitas produk dan social media marketing terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi positif terhadap kualitas produk dan strategi pemasaran melalui media sosial dapat meningkatkan minat beli, yang pada gilirannya mendorong keputusan pembelian. Keterbatasan penelitian ini terletak pada ruang lingkup geografis yang hanya mencakup wilayah Rembang dan jumlah sampel yang terbatas, sehingga generalisasi hasil masih terbatas. Penelitian mendatang disarankan untuk memperluas wilayah penelitian, menambah jumlah sampel, serta memasukkan variabel eksternal lain guna memperkaya model analisis.