Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Kesehatan Mental Masyarakat Melalui Diseminasi Website PSS-10 Sebagai Media Skrining Berbasis Digital Puspita Puji Rahayu; Shofwatun Amaliyah; Margaretha Sri Wahyuningrum; Dody Indra Sumantiawan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 3 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i3.10973

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, namun literasi kesehatan mental dan pemanfaatan media skrining stres berbasis digital masih rendah. Berdasarkan need assessment, sebagian besar masyarakat belum mengenal Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) maupun Website PSS-10 sebagai media skrining stres. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental melalui diseminasi Website PSS-10 di Booth BRIDA pada Jateng Fair 2026 dengan sasaran masyarakat umum. Metode yang digunakan berupa edukasi partisipatif dengan desain one-group pre-test–post-test yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik skrining mandiri, pendampingan interpretasi hasil, dan evaluasi terhadap 80 peserta. Hasil menunjukkan rata-rata pengetahuan meningkat dari 58,6 menjadi 87,9, disertai peningkatan pemahaman mengenai PSS-10, penggunaan website, interpretasi hasil, dan tindak lanjut skrining. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test serta umpan balik peserta untuk menilai peningkatan pengetahuan, kemudahan penggunaan website, dan kebermanfaatan program sebagai dasar pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang.
Penguatan Karakter Positif dan Keterampilan Interpersonal melalui Outbound Edukatif di SMK PL Tarcisius Semarang Shofwatun Amaliyah; Menik Tetha Agustina; Puspita Puji Rahayu; Benedicta Audrey Putri Trisnadewi; Margaretha Sri Wahyuningrum
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i2.1446

Abstract

Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan interpersonal yang berperan dalam keberhasilan akademik maupun kehidupan sosial. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan pola interaksi sosial menuntut adanya upaya yang lebih inovatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab pada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter positif dan keterampilan interpersonal siswa melalui pelaksanaan outbound edukatif pada kegiatan class meeting di SMK PL Tarcisius Semarang. Kegiatan diikuti oleh 54 siswa kelas XI dan dilaksanakan dengan pendekatan experiential learning yang menekankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Metode yang digunakan meliputi ice breaking, permainan kelompok (team building), simulasi pemecahan masalah, refleksi, dan diskusi kelompok. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter positif, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kepercayaan diri, serta kemampuan berkomunikasi secara efektif. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat secara aktif dan antusias dalam setiap sesi outbound. Melalui berbagai aktivitas yang diberikan, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan bekerja sama dalam tim, keterampilan komunikasi interpersonal, keberanian mengemukakan pendapat, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara kolaboratif. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga mampu meningkatkan motivasi, kebersamaan, dan hubungan sosial antarsiswa. Dengan demikian, outbound edukatif dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam mendukung penguatan karakter positif dan pengembangan keterampilan interpersonal peserta didik di lingkungan sekolah.