Siti Nurfajrina
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil, Universitas Tadulako

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Rambu Lalu Lintas Berbasis Karakteristik Rambu pada Mahasiswa Teknik Sipil Untad Pengendara Sepeda Motor Ismadarni Ismadarni; Ratnasari Ramlan; Jurair Patunrangi; Ratnasari Ramlan; Mashuri Mashuri; Sari Puji Lestari; Rizki Amaliah; Siti Nurfajrina
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v10i3.47158

Abstract

This article reports the results of a community service program focusing on traffic sign comprehension training for motorcycle riders among students of the Faculty of Engineering, Tadulako University. The program aimed to improve students’ understanding of traffic signs, enhance awareness and compliance with traffic regulations, and encourage student engagement in promoting road safety within the campus environment and the wider community. A quasi-experimental design was employed by assigning participants involving 46 civil engineering students who use motorcycles to a training group and a non-training (control) group. The training group completed a pre-test, received structured training materials, and completed a post-test, while the control group completed only a pre-test and post-test without any intervention. The training activities concluded with a summary of key materials and a final evaluation to assess program outcomes. Statistical analysis using ANOVA indicated a statistically significant difference between the training and control groups in traffic sign comprehension scores (F(1,88) = 5.86; p = 0.0186). The training group demonstrated a substantial mean increase of 27.83 points from pre-test to post-test, whereas the control group showed only a marginal mean increase of 0.43 points. These findings indicate that the training was demonstrated a significant contribution in improving students’ understanding of traffic signs. Overall, traffic sign comprehension training represents a viable intervention for enhancing road safety awareness among university students who use motorcycles. Similar educational interventions, including training and road safety outreach, may contribute to reducing traffic accident risks and fostering a culture of safe riding behavior in academic and community settings.   Artikel ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemahaman rambu lalu lintas bagi pengendara sepeda motor di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap rambu lalu lintas, memperkuat kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara di lingkungan kampus dan masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimental dengan membagi peserta yang melibatkan 46 mahasiswa ke dalam kelompok pelatihan dan kelompok non-pelatihan sebagai kontrol. Kelompok pelatihan diberikan pre-test, materi pelatihan terstruktur, dan post-test, sedangkan kelompok non-pelatihan hanya diberikan pre-test dan post-test tanpa intervensi. Pelatihan diakhiri dengan rangkuman materi dan evaluasi akhir untuk menilai capaian program. Hasil analisis menggunakan uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok pelatihan dan kelompok non-pelatihan terhadap skor pemahaman rambu lalu lintas (F(1,88) = 5,86; p = 0,0186). Kelompok pelatihan mengalami peningkatan skor rata-rata sebesar 27,83 poin dari pre-test ke post-test, sedangkan kelompok non-pelatihan hanya menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 0,43 poin. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman rambu lalu lintas mahasiswa. Secara keseluruhan, pelatihan pemahaman rambu lalu lintas merupakan bentuk intervensi edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan mahasiswa pengguna sepeda motor. Program edukasi serupa berpotensi mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta membangun budaya keselamatan jalan di lingkungan akademik dan masyarakat