Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analysis of Ability to Pay and Willingness to Pay in Trans Sulawesi Train Makassar - Parepare Route Amaliah, Rizki; Widyastuti, Hera
EPI International Journal of Engineering Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Number 2, August 2023
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Engineering Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/epi-ije.082023.03

Abstract

The Trans Sulawesi train on the Makassar – Parepare route will traverse four significant stations with a planned length of ± 144 km and start operating in October 2022. Currently, it is not known the amount of travel fare applied to the Makassar - Parepare route. An analysis study of the ability to pay and willingness to pay for the Trans Sulawesi train for the Makassar - Parepare route aims to determine the value of the ability and willingness to pay for prospective service users to determine the Trans Sulawesi train rate. The data was collected by using interview surveys and distributing questionnaires through revealed preference and stated preference approaches. The ability to pay value was analyzed using the household budget method, and the willingness to pay value was analyzed based on the respondent's perception approach. Based on the results of the study obtained, the value of the ability to pay (ATP) of Rp. 144,279 and the value of willingness to pay (WTP) of Rp. 61,426.
KARAKTERISTIK TANAH BERDASARKAN DATA SONDIR PADA PERENCANAAN SALURAN DI KAWASAN HUNTAP POMBEWE KABUPATEN SIGI Warliawati, Sri; Fiisyatin Rodiah; Hardiyanti Sarika; Rizki Amaliah
Surya Teknika Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 1 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.7586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) sebagai dasar perencanaan saluran di kawasan Huntap Pombewe, Kabupaten Sigi. Data diperoleh dari tiga titik uji sondir (S08, S09, dan S10) dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Parameter utama seperti cone resistance (qc) dan sleeve friction (fs) digunakan untuk mengidentifikasi jenis tanah, kedalaman lapisan keras, serta stabilitas tanah permukaan. Hasil menunjukkan bahwa lapisan tanah keras ditemukan pada kedalaman 3,00–4,20 meter, sedangkan tanah permukaan umumnya tergolong lunak hingga sedang. Kondisi ini mengindikasikan perlunya tindakan stabilisasi, penguatan lereng galian, serta desain saluran yang memperhatikan risiko rembesan dan kelongsoran. Implikasi teknis dari karakteristik tanah ini mencakup penggunaan saluran tipe tertutup dan pemasangan struktur pendukung seperti sheet pile atau dinding penahan pada titik-titik dengan tanah lunak dominan. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi data geoteknik dalam mendukung perencanaan infrastruktur yang aman dan berkelanjutan.
Evaluasi Perilaku Tanah Dasar Embung Rano Tadulako terhadap Pengaruh Gempa Rodiah , Fiisyatin; Sarika , Hardiyanti; Amaliah , Rizki; Warliawati , Sri; Andjani, Ni Made Ayu Juli
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/zj8j2t19

Abstract

Palu City is an earthquake-prone area, notably marked by the September 28, 2018 earthquake (Mw 7.4) which caused significant damage. Rano Tadulako Reservoir serves as a crucial raw water supply for Tadulako University, necessitating evaluation of its subgrade stability against seismic effects. This study evaluates subgrade stability through dynamic bearing capacity analysis using the pseudostatic method. Primary data includes Cone Penetration Tests at 4 points across 20 cross-sections, while secondary data comprises seismic parameters showing PGA = 0.919 g. Analysis involved calculating horizontal seismic coefficient (kh = 0.46), ultimate bearing capacity using Terzaghi's method, and seismic capacity reduction. Results show 84% of the reservoir (16 of 19 segments) meets safety criteria with SF ≥ 1.5, ranging from 0.150 to 7.402. Critical points were identified at segments 9-10 with SF = 0.150. Overall, the subgrade is relatively safe, though local reinforcement and continuous monitoring are essential for long-term stability.
Tinjauan Literatur Sistem Peringatan Fase Hijau: Efisiensi dan Keselamatan pada Simpang Bersinyal Ratnasari Ramlan; Jurair Patunrangi; Ismadarni; Rizki Amaliah; Tri Wahyuningsih
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/x80hc005

Abstract

Signalized intersections are critical components of urban traffic systems. However, inefficiencies caused by start-up lost time (SULT) and increased accident risks remain major challenges. Green Phase Warning Systems (GPWS) have emerged as an Intelligent Transportation System (ITS) innovation to reduce SULT and improve traffic safety. This paper presents a literature review of GPWS research published from 2010 to 2025. Findings show that GPWS reduces driver reaction time by 15–25%, increases intersection throughput up to 20%, and decreases rear-end collision risks. However, its effectiveness in heterogeneous traffic contexts, particularly in Indonesia where motorcycles dominate, remains limited. Future studies should focus on adaptive GPWS designs tailored for mixed traffic and explore policy frameworks supporting large-scale adoption.
Evaluasi Geometrik Jalan pada Ruas Jalan Tanjakan Ganti Amaliah, Rizki; Ramlan, Ratnasari; Sarika, Hardiyanti; Zulahjir , Zulahjir
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v24i1.42298

Abstract

Jalan Tanjakan Ganti merupakan jalan nasional yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah dengan fugsi jalan arteri primer sebagai jalan penghubung dengan Provinsi Sulawesi Barat, jalan ini dinilai sering menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu, penulis ingin mengevaluasi geometrik jalan khususnya pada alinemen horizontal dan alinemen vertikal dengan pedoman terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan survey topografi eksisting jalan dan dengan bantuan aplikasi Autocad Civil 3D dalam pembuatan kontur eksisting jalan. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan 19 tikungan, 10 diantaranya memiliki radius tikungan yang kurang dari radius minimum berdasarkan kecepatan minimal dari fungsi jalan yang seharusnya dan kelandaian jalan yang melebihi 7% berdasarkan tipe jalan dan medan jalan.
Perilaku Pengendara Sepeda Motor saat Memasuki Zona Dilema pada Simpang Bersinyal Sarika, Hardiyanti; Ramlan, Ratnasari; Amaliah, Rizki; Sakti, Yosua Dwi
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v24i1.42299

Abstract

Zona dilema pada simpang bersinyal merupakan area kritis di mana pengendara sepeda motor harus memutuskan berhenti atau mempercepat saat lampu kuning menyala. Penelitian ini menganalisis perilaku pengendara di simpang Tombolotutu–Soeprapto–Hangtuah, Kota Palu, melalui survei lalu lintas dan metode spot speed. Data dikumpulkan menggunakan kamera aksi dan pengukuran geometrik. Hasil menunjukkan volume lalu lintas sebesar 275 smp/jam, dengan kecepatan berkisar antara 2,11 km/jam hingga 26,79 km/jam. Percepatan maksimum tercatat 4,10 m/s², sedangkan perlambatan terlama 0,45 m/s². Temuan memperlihatkan bahwa keputusan pengendara tidak hanya dipengaruhi usia, tetapi juga jenis kendaraan dan kondisi berkendara. Penelitian ini menekankan pentingnya faktor perilaku dalam keselamatan lalu lintas dan merekomendasikan penerapan Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor untuk mengurangi risiko di zona dilema. Kontribusi penelitian terletak pada peningkatan keselamatan simpang dan efisiensi lalu lintas perkotaan.
Peningkatan Pemahaman Rambu Lalu Lintas Berbasis Karakteristik Rambu pada Mahasiswa Teknik Sipil Untad Pengendara Sepeda Motor Ismadarni Ismadarni; Ratnasari Ramlan; Jurair Patunrangi; Ratnasari Ramlan; Mashuri Mashuri; Sari Puji Lestari; Rizki Amaliah; Siti Nurfajrina
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v10i3.47158

Abstract

This article reports the results of a community service program focusing on traffic sign comprehension training for motorcycle riders among students of the Faculty of Engineering, Tadulako University. The program aimed to improve students’ understanding of traffic signs, enhance awareness and compliance with traffic regulations, and encourage student engagement in promoting road safety within the campus environment and the wider community. A quasi-experimental design was employed by assigning participants involving 46 civil engineering students who use motorcycles to a training group and a non-training (control) group. The training group completed a pre-test, received structured training materials, and completed a post-test, while the control group completed only a pre-test and post-test without any intervention. The training activities concluded with a summary of key materials and a final evaluation to assess program outcomes. Statistical analysis using ANOVA indicated a statistically significant difference between the training and control groups in traffic sign comprehension scores (F(1,88) = 5.86; p = 0.0186). The training group demonstrated a substantial mean increase of 27.83 points from pre-test to post-test, whereas the control group showed only a marginal mean increase of 0.43 points. These findings indicate that the training was demonstrated a significant contribution in improving students’ understanding of traffic signs. Overall, traffic sign comprehension training represents a viable intervention for enhancing road safety awareness among university students who use motorcycles. Similar educational interventions, including training and road safety outreach, may contribute to reducing traffic accident risks and fostering a culture of safe riding behavior in academic and community settings.   Artikel ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemahaman rambu lalu lintas bagi pengendara sepeda motor di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap rambu lalu lintas, memperkuat kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara di lingkungan kampus dan masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimental dengan membagi peserta yang melibatkan 46 mahasiswa ke dalam kelompok pelatihan dan kelompok non-pelatihan sebagai kontrol. Kelompok pelatihan diberikan pre-test, materi pelatihan terstruktur, dan post-test, sedangkan kelompok non-pelatihan hanya diberikan pre-test dan post-test tanpa intervensi. Pelatihan diakhiri dengan rangkuman materi dan evaluasi akhir untuk menilai capaian program. Hasil analisis menggunakan uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok pelatihan dan kelompok non-pelatihan terhadap skor pemahaman rambu lalu lintas (F(1,88) = 5,86; p = 0,0186). Kelompok pelatihan mengalami peningkatan skor rata-rata sebesar 27,83 poin dari pre-test ke post-test, sedangkan kelompok non-pelatihan hanya menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 0,43 poin. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman rambu lalu lintas mahasiswa. Secara keseluruhan, pelatihan pemahaman rambu lalu lintas merupakan bentuk intervensi edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan mahasiswa pengguna sepeda motor. Program edukasi serupa berpotensi mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta membangun budaya keselamatan jalan di lingkungan akademik dan masyarakat