Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika Berbasis Teori Apos pada Materi Statistika dan Peluang maki, muhammad; Marzal, Jefri; Saharudin, Saharudin
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2018)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.37 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i2.4991

Abstract

Multimedia pembelajaran merupakan suatu kombinasi dari berbagai media yang dirancang atau diprogram secara terstruktur dan interaktif untuk menyajikan konsep pembelajaran. Hendaknya dipersiapkan multimedia pembelajaranuntuk membantu memudahkan pembelajaran agar siswadapat memahamikonsepdanmerepresentasikan konsep pembelajaran matematika.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia pembelajaran matematika berbasis teori APOS (aksi, proses, objek dan skema) dan efektivitasnya terhadap pembelajaran pada materi statistika dan peluang yang valid menurut ahli. Efektivitas pembelajaran diukur denganpeningkatan kemampuan representasi matematis dan multimedia dipersepsikan dengan baik oleh siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengembangkan multimedia pembelajaranmatematika dan instrumen yang digunakan adalah angket penilaianahli materi dan ahli desain pembelajaran, angket tanggapan guru dan siswa, persepsi siswa, dan tes hasil kemampuan representasi matematis siswa. Dari hasil analisis tes kemampuan representasi didapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa pada kategori tinggi, berdasarkan uji gain untuk materi statistika skor yang diperoleh 0,7 dan materi peluang skor uji gain diperoleh 1,3. Dan hasil analisis dari angket persepsi siswa didapat persentase 95% menunjukkan kategori “sangat positif”. Dapat disimpulkan multimedia pembelajaran yang dikembangkan sangat baik dan dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Sehingga multimedia pembelajaran efektiv digunakan oleh guru dan siswa SMA khususnya pada pembelajaran materi statistika dan peluang.Kata Kunci : Multimedia Pembelajaran, Teori APOS, Efektivitas Multimedia learning is a combination of various media that are designed or programmed in a structured and interactive way to present the concept of learning. Multimedia learning should be prepared to help facilitate learning so students can understand the concept and represent the concept of mathematics learning. The purpose of this study was to develop a multimedia learning mathematics based on APOS theory (actions, processes, objects and schemes) and its effectiveness on learning in statistical materials and valid opportunities according to experts. The effectiveness of learning is measured by increasing the ability of mathematical representations and multimedia are well perceived by students. This type of research is development research that develops multimedia mathematics learning and the instruments used are questionnaires for assessment of material experts and expert learning design, questionnaires of teacher and student responses, student perceptions and test results of studentsmathematical representation abilities. From the results of the analysis of the representation ability test obtained an increase in students mathematical representation ability in the high category, based on the gain test for statistical material the score obtained was 0,7 and the probability material gain test score was 1,3. And the results of the analysis of the student perception questionnaire obtained a percentage of 95% showed the category “very positive”. It can be concluded that multimedia learning that is developed is very good and can improve students mathematical representation abilities. So that effective multimedia learning is used by teachers and high school students, especially in learning statistical materials and opportunities.Keywords: Learning Multimedia, APOS Theory, Effectiveness
Analisis Penerapan Media Smart Box Dengan Model Teaching at the Right Level (TaRL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Dasar Membaca Siswa Kelas III SDN 2 Darek Oktaviami, Salsabila; Maki, Muhammad; Wahyuningsih, Baiq Yuni
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ctrxa093

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas III SDN 2 Darek menjadi latar belakang utama penelitian ini. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan guru kelas, sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf alfabet, menyambung huruf menjadi kata, merangkai kata menjadi kalimat, serta membaca cerita pendek. Kondisi ini menghambat proses pembelajaran dan pencapaian kompetensi dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas III dan dampak dari penerapan media smart box yang dipadukan dengan model Teaching at the Right Level (TaRL) untuk siswa kelas III SDN 2 Darek. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media smart box dengan model Teaching at the Right Level (TaRL) mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca pada siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai tingkat kemampuan yang dimiliki siswa. Hasil penerapan media smart box dengan model Teaching at the Right Level (TaRL) 90% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan literasi dasar membaca, maka yang diketahui dari perubahan siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca huruf alfabet, menyambung satu kata, merangkai satu kalimat, dan membaca cerita pendek. Setelah diterapkan penggunaan media smart box dengan model TaRL, kemampuan literasi dasar membaca siswa menjadi meningkat. Sedangkan 10% siswa masih kesulitan disebabkan faktor dukungan keluarga yang masih kurang pada proses pembelajaran di rumah siswa. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi guru dan pengembang kurikulum di sekolah dasar, bahwa media smart box dengan pendekatan TaRL dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang adaptif terhadap tingkat kemampuan siswa, mudah diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas rendah, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan berpusat pada siswa. Guru disarankan untuk melakukan asesmen awal guna mengelompokkan siswa berdasarkan level membacanya, kemudian merancang aktivitas berbasis smart box sesuai level tersebut. Bagi pengembang kurikulum, hasil ini mendorong integrasi media serupa dalam perangkat ajar berbasis diferensiasi. Dengan demikian, media smart box yang dipadukan dengan model TaRL dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca siswa sekolah dasar.
Analisis Penerapan Media Smart Box Dengan Model Teaching at the Right Level (TaRL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Dasar Membaca Siswa Kelas III SDN 2 Darek Oktaviami, Salsabila; Maki, Muhammad; Wahyuningsih, Baiq Yuni
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ctrxa093

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas III SDN 2 Darek menjadi latar belakang utama penelitian ini. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan guru kelas, sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf alfabet, menyambung huruf menjadi kata, merangkai kata menjadi kalimat, serta membaca cerita pendek. Kondisi ini menghambat proses pembelajaran dan pencapaian kompetensi dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas III dan dampak dari penerapan media smart box yang dipadukan dengan model Teaching at the Right Level (TaRL) untuk siswa kelas III SDN 2 Darek. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media smart box dengan model Teaching at the Right Level (TaRL) mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca pada siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai tingkat kemampuan yang dimiliki siswa. Hasil penerapan media smart box dengan model Teaching at the Right Level (TaRL) 90% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan literasi dasar membaca, maka yang diketahui dari perubahan siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca huruf alfabet, menyambung satu kata, merangkai satu kalimat, dan membaca cerita pendek. Setelah diterapkan penggunaan media smart box dengan model TaRL, kemampuan literasi dasar membaca siswa menjadi meningkat. Sedangkan 10% siswa masih kesulitan disebabkan faktor dukungan keluarga yang masih kurang pada proses pembelajaran di rumah siswa. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi guru dan pengembang kurikulum di sekolah dasar, bahwa media smart box dengan pendekatan TaRL dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang adaptif terhadap tingkat kemampuan siswa, mudah diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas rendah, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan berpusat pada siswa. Guru disarankan untuk melakukan asesmen awal guna mengelompokkan siswa berdasarkan level membacanya, kemudian merancang aktivitas berbasis smart box sesuai level tersebut. Bagi pengembang kurikulum, hasil ini mendorong integrasi media serupa dalam perangkat ajar berbasis diferensiasi. Dengan demikian, media smart box yang dipadukan dengan model TaRL dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca siswa sekolah dasar.