Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keamanan Data Pribadi di Ruang Digital: Edukasi dan Literasi Ancaman Siber Riad Sahara; Cian Ramadhona Hassolthine; Syahid Abdullah; Catur Nugroho; Ambros Magnus Rudolf Mekeng; Muhammad Ikhwani Saputra
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1556

Abstract

Kemudahan dalam memperoleh, menyebarluaskan, dan menyimpan informasi melalui internet memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam aktivitas komunikasi, finansial, dan e-commerce. Di sisi lain, penggunaan teknologi digital menghadirkan risiko pelanggaran privasi, pencurian data pribadi, kebocoran data, serta penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya literasi keamanan data agar masyarakat mampu memahami dan mengantisipasi berbagai risiko dalam aktivitas digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai perlindungan data pribadi, mengenali ancaman phishing dan social engineering, serta menerapkan langkah dasar keamanan data dalam aktivitas digital sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan secara luring melalui seminar yang terdiri atas pemaparan materi dan diskusi interaktif. Materi mencakup tren kebocoran data, keamanan data pribadi, CIA Triad, pola social engineering, karakteristik phishing, serta langkah pencegahan dan perlindungan data pribadi di internet. Kegiatan memberikan pemahaman praktis kepada peserta mengenai pola ancaman siber dan langkah dasar dalam menjaga keamanan informasi pribadi. Peserta memperoleh pengetahuan untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan dan membagikan informasi pribadi, mengenali indikasi pesan atau tautan phishing, serta menerapkan perlindungan dasar terhadap akun dan data pribadi. Evaluasi kuantitatif melalui pre-test dan post-test belum diterapkan dalam kegiatan ini, sehingga capaian program disajikan berdasarkan pelaksanaan edukasi dan keterlibatan peserta dalam sesi diskusi. Kegiatan ini memperkuat pentingnya edukasi keamanan data pribadi sebagai langkah membangun kesadaran dan perilaku digital yang lebih aman.
Recommendations for Branding Online Lectures in Indonesia Through Web Scraping with the Implementation of TF-IDF Vectorizer Techniques and K-Means Clustering Algorithm Riad Sahara; Syahid Abdullah; Catur Nugroho; Ambros Magnus Rudolf Mekeng
Jurnal Pepadun Vol. 7 No. 2 (2026): August
Publisher : Department of Computer Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pepadun.v7i2.360

Abstract

The development of online lectures in Indonesia has encouraged universities to develop more targeted branding strategies, particularly in increasing brand awareness and digital engagement. Public perceptions reflected in open digital sources, particularly online news portals, are important data sources for understanding how online lectures are perceived by the public. This study aims to analyze public opinion on online lectures in Indonesia using web scraping, text mining, TF-IDF Vectorizer, and the K-Means Clustering algorithm. Initial data was obtained through web scraping using several Indonesian keywords related to online lectures and resulted in 108 text documents. After duplicate removal, noise filtering, and text preprocessing, the number of documents used in the analysis was reduced to 60 documents. The analysis stages included text cleaning, normalization, feature extraction using TF-IDF, determining the optimal number of clusters using the Elbow Method and Silhouette Score, and clustering using K-Means. The results showed that the optimal number of clusters was 4 clusters. The formed clusters represent the themes of online lecture academic activities, social and cultural dimensions, distance education and policy, as well as economic, regulatory, and technological aspects. The TF-IDF matrix yielded 1669 features, while the final evaluation yielded a Silhouette Score of 0.0345. PCA visualization showed overlap between clusters, indicating that public perception of online lectures is multidimensional. The conclusion of this study shows that the TF-IDF and K-Means approaches can be used to map public opinion and develop more contextual, data-driven, and relevant online lecture branding recommendations for universities.