Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat bantu latihan set-up bola voli yang mampu memberikan umpan balik objektif mengenai kecepatan dan akurasi umpan setter. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Produk mengintegrasikan dua gerbang sensor inframerah pada jarak tetap untuk menghitung kecepatan bola berdasarkan selisih waktu, mikrokontroler sebagai komparator dan pengolah data, serta target digital sembilan zona untuk mengidentifikasi ketepatan arah umpan. Validasi melibatkan dua ahli alat/teknologi olahraga dan dua ahli bola voli. Uji kelompok kecil melibatkan enam atlet, sedangkan uji lapangan melibatkan 18 atlet bola voli Universitas Dehasen Bengkulu. Data kelayakan dianalisis menggunakan persentase dan Aiken’s V, sedangkan efektivitas dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan ukuran efek. Hasil simulasi menunjukkan validasi ahli alat sebesar 91,50% (V = 0,89) dan validasi ahli bola voli sebesar 93,00% (V = 0,92), keduanya berada pada kategori sangat layak. Pengujian komparator kecepatan menghasilkan korelasi r = 0,97 terhadap video 240 fps dengan mean absolute percentage error 3,40%, sedangkan deteksi zona target mencapai kesesuaian 94,40% (? = 0,91). Pada uji lapangan, skor akurasi meningkat dari 63,09 ± 6,27 menjadi 72,95 ± 8,80 (t(17) = 8,52; p < 0,001; d = 2,01), dan kecepatan bola meningkat dari 7,67 ± 0,60 m/s menjadi 8,17 ± 0,78 m/s (t(17) = 5,75; p < 0,001; d = 1,35). Alat dinilai praktis, aman, dan relevan untuk latihan setter berbasis data. Produk berpotensi membantu pelatih memantau konsistensi teknik set-up secara lebih objektif, meskipun pengujian lebih luas dan validasi terhadap sistem motion capture masih diperlukan.