Ana Zumrotul Isnaini
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI DAUR ULANG LIMBAH ANORGANIK PADA PRODUKSI ECO-RESIN ART UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING EKONOMI UMKM SIGUR Deni Setiawan; Ni Kadek Aris Rahmadani; Deasylina Da Ary; R. Agustinus Arum Eka Nugroho; Suyatno Suyatno; Ana Zumrotul Isnaini; Fatimah Nurul Haliim; Alfaiza Sabrina
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7362

Abstract

Pengembangan industri kriya eco-resin art di UMKM Sigur Semarang menghadapi tantangan berupa stagnasi estetika desain, tingginya Biaya Pokok Produksi (HPP), dan tingginya angka cacat produk yang mencapai 30%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merekayasa nilai produk melalui penguatan estetika seni rupa, inovasi struktur desain produk, dan optimalisasi dampak ekonomi berbasis daur ulang limbah anorganik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahap utama, yaitu: (1) inovasi seni rupa “Fosilisasi Modern” dengan memanfaatkan limbah tembaga, kaca, dan plastik HDPE berbasis narrative design; (2) inovasi desain produk melalui rekayasa cetakan dan penerapan teknik konstruksi Core-Filler untuk menyubstitusi volume resin murni; serta (3) digitalisasi kalkulasi HPP dan pendampingan strategi value-based pricing. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya enam prototipe kriya unggulan yang telah memperoleh sertifikat Hak Cipta, substitusi volume resin murni hingga 38,5%, penurunan angka cacat produk menjadi 3,8%, efisiensi HPP sebesar 35%, serta peningkatan margin keuntungan bersih UMKM mitra sebesar 22,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi seni rupa kriya dan rekayasa desain produk mampu mengubah limbah yang semula tidak bernilai menjadi elemen estetika bernilai ekonomi tinggi. Keberhasilan program pengabdian ini menunjukkan potensinya sebagai model percontohan transformasi industri kriya mikro berbasis limbah yang inovatif, ramah lingkungan, berdaya saing pasar, dan berkelanjutan secara finansial.