Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Musik dalam Konteks Pendidikan Anak Usia Dini MS Viktor Purhanudin; R. Agustinus Arum Eka Nugroho
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 4 No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik merupakan suatu kajian yang melekat dalam tubuh kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu, semua peserta didik PAUD diajarkan oleh gurunya materi tersebut. Dengan demikian guru PAUD mesti mengusai musik agar proses kegiatan belajar bidang musik dapat berjalan secara baik yang tunduk terhadap kurikulum 2013 PAUD. Namun sayang, mayoritas guru PAUD kurang begitu mengusai musik, akibatnya tatkala mereka menggelar pembelajaran musik tidak berjalan mulus terkadang juga melenceng dari aturan main kebijakan kurikulum 2013 PAUD. Dalam tulisan ini diungkapkan pelbagai persoalan tentang musik yang berkorelasi dengan PAUD. Pelbagai persoalan tersebut diantaranya: Pertama, deskripsi umum tentang musik. Kedua, posisi musik dalam kurikulum 2013 PAUD. Ketiga, prosedur pelaksanaan kegiatan belajar mengajar musik di PAUD. Dari hasil studi pustaka, musik merupakan entitas yang sangat kompleks, dalam kurikulum 2013 PAUD musik dipakai untuk menstimulasi perkembangan afektif kognitif dan psikomotor peserta didik, sementara inti pembelajaran musik di PAUD dijalankan dengan pendekatan humanistik.
PENGUATAN KOMPETENSI BERKARYA MONTASE DAN KOLASE UNTUK GURU SEKOLAH DASAR Deni Setiawan; Yuli Witanto; Ni Kadek Aris Rahmadani; R. Agustinus Arum Eka Nugroho; Marjuni Marjuni; Isa Ansori
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i1.360

Abstract

The teacher's ability and skills to create and evaluate collage and montage works of art need to follow the standards for assessing works of art. It is due to misconceptions the educational background of class teachers is not in the fine arts field, and the experience of art evaluation still needs to be improved. This service aims to improve the understanding of art and skills in creating and evaluating the art of montage and collage. The material provided is the skills to appropriately create and evaluate collages and montages. The method used is direct and guided learning. Direct learning is carried out using the teacher's conditioning method as participants take part in skill training and evaluation of the art of montage and collage. The service team acts as a resource person who directly supervises and guides. This community service activity increased their ability to create collages and montage works of art, including distinguishing and evaluating them
INOVASI DAUR ULANG LIMBAH ANORGANIK PADA PRODUKSI ECO-RESIN ART UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING EKONOMI UMKM SIGUR Deni Setiawan; Ni Kadek Aris Rahmadani; Deasylina Da Ary; R. Agustinus Arum Eka Nugroho; Suyatno Suyatno; Ana Zumrotul Isnaini; Fatimah Nurul Haliim; Alfaiza Sabrina
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7362

Abstract

Pengembangan industri kriya eco-resin art di UMKM Sigur Semarang menghadapi tantangan berupa stagnasi estetika desain, tingginya Biaya Pokok Produksi (HPP), dan tingginya angka cacat produk yang mencapai 30%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merekayasa nilai produk melalui penguatan estetika seni rupa, inovasi struktur desain produk, dan optimalisasi dampak ekonomi berbasis daur ulang limbah anorganik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahap utama, yaitu: (1) inovasi seni rupa “Fosilisasi Modern” dengan memanfaatkan limbah tembaga, kaca, dan plastik HDPE berbasis narrative design; (2) inovasi desain produk melalui rekayasa cetakan dan penerapan teknik konstruksi Core-Filler untuk menyubstitusi volume resin murni; serta (3) digitalisasi kalkulasi HPP dan pendampingan strategi value-based pricing. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya enam prototipe kriya unggulan yang telah memperoleh sertifikat Hak Cipta, substitusi volume resin murni hingga 38,5%, penurunan angka cacat produk menjadi 3,8%, efisiensi HPP sebesar 35%, serta peningkatan margin keuntungan bersih UMKM mitra sebesar 22,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi seni rupa kriya dan rekayasa desain produk mampu mengubah limbah yang semula tidak bernilai menjadi elemen estetika bernilai ekonomi tinggi. Keberhasilan program pengabdian ini menunjukkan potensinya sebagai model percontohan transformasi industri kriya mikro berbasis limbah yang inovatif, ramah lingkungan, berdaya saing pasar, dan berkelanjutan secara finansial.