Agus Evendi
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deteksi Bakteri Pada Pus Jerawat Mahasiswa Di Lingkungan Kampus Kurnia Makmur Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur Lengken Seilpina Lestari; Tiara Dini Harlita; I Gede Andika Sukarya; Agus Evendi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1634

Abstract

Pendahuluan: Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit kulit inflamasi yang sering terjadi pada remaja dan dewasa muda akibat peningkatan produksi sebum, penyumbatan folikel, serta kolonisasi bakteri. Identifikasi bakteri pada pustula jerawat penting untuk mengetahui profil mikrobiologi lesi sebagai dasar pengelolaan jerawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bakteri yang diisolasi dari pus jerawat mahasiswa di Kampus Kurnia Makmur Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur. Metode: Penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik accidental sampling. Sebanyak 20 sampel pus jerawat dikultur pada media Brain Heart Infusion Broth (BHIB), Blood Agar (BA), MacConkey Agar (MC), Mannitol Salt Agar (MSA), dan Deoxyribonuclease Agar (DNase). Identifikasi bakteri dilakukan berdasarkan karakteristik koloni, pewarnaan Gram, dan uji biokimia, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Seluruh sampel menunjukkan pertumbuhan pada media BHIB, sedangkan pertumbuhan pada BA dan MC masing-masing sebesar 95% dan 5%. Dari 24 isolat yang diperoleh, bakteri Gram positif mendominasi (96%), terdiri atas Staphylococcus epidermidis (33%), Bacillus sp. (30%), Staphylococcus aureus (25%), dan Cutibacterium acnes (8%), sedangkan bakteri Gram negatif hanya Klebsiella pneumoniae (4%). Simpulan: Bakteri Gram positif merupakan kelompok bakteri yang paling banyak diisolasi dari pus jerawat mahasiswa, dengan S. epidermidis sebagai spesies yang paling dominan.