Tumbuhan sidaguri (Sida rhombifolia L.) adalah salah satu tumbuhan liar yang sering digunakan sebagai obat tradisional pada masyarakat. Tumbuhan sidaguri (Sida rhombifolia L.) diketahui memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai imunomodulator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas imunomodulator ekstrak daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) terhadap fagositosis makrofag pada mencit (Mus musculus) jantan. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) diekstraksi dengan metode maserasi, dan di lakukan uji aktivitas imunomodulator dengan melihat nilai persentasi fagositosis makrofag. Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,001). Hasil yang diperoleh dari ekstraksi dengan menggunakan metode maserasi yaitu rendemen ekstrak sebesar 14%. Kemudian hasil uji aktivitas imunomodulator ekstrak daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) terhadap fagositosis makrofag pada mencit jantan yaitu didapatkan hasil pada kelompok kontrol positif (stimuno) sebesar 90,66%, kontrol negatif (Na-CMC) sebesar 12,33% kemudian pada kelompok perlakuan dosis 100 mg/KgBB sebesar 75,66%, kelompok dosis 200mg/KgBB sebesar 77% dan pada kelompok dosis 300 mg/KgBB sebesar 82,33%. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) terbukti memiliki aktivitas imunomodulator dengan meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag secara signifikan (p=0,001), di mana aktivitas tertinggi ditunjukkan pada pemberian dosis 300 mg/KgBB. Senyawa fitokimia seperti flavonoid yang terkandung dalam ekstrak etanol daun sidaguri (Sida rhombifolia L.) diyakini memberikan konstribusi pada efek imunomodulator pada aktivitas fagositosis makrofag pada mencit jantan. Sehingga ekstrak etanol daun Sidaguri (Sida rhombifolia L.) diketahui memiliki potensi sebagai imunostimulan alami dalam meningkatkan sistem imun.