Struktur modal merupakan salah satu aspek penting dalam pengambilan keputusan pendanaan perusahaan. Meskipun demikian, hasil penelitian mengenai pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal masih menunjukkan temuan yang tidak konsisten, khususnya pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman setelah periode pemulihan pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 13 perusahaan dengan jumlah observasi sebanyak 39 data. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Secara parsial, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sedangkan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan serta ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman setelah periode pemulihan pascapandemi. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dalam menentukan kebijakan pendanaan serta bagi investor dalam mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. Capital structure is an important aspect of corporate financing decisions. However, previous studies on the effects of profitability, liquidity, and firm size on capital structure have produced inconsistent findings, particularly in the food and beverage sub-sector during the post-pandemic recovery period. This study aims to examine the effects of profitability, liquidity, and firm size on the capital structure of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2023–2025 period. This research employed a quantitative approach using secondary data obtained from the companies' annual reports and financial statements available on the official Indonesia Stock Exchange website. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 13 companies with a total of 39 observations. The hypotheses were tested using panel data regression analysis with EViews 14 software. The results indicate that profitability, liquidity, and firm size simultaneously have a significant effect on capital structure. Partially, profitability has no significant effect on capital structure, whereas liquidity has a significant negative effect and firm size has a significant positive effect on capital structure. This study provides empirical evidence on the determinants of capital structure in food and beverage companies during the post-pandemic recovery period. The findings are expected to serve as a reference for corporate management in formulating financing policies and for investors in evaluating companies' financial conditions before making investment decisions