Geraldine Eileen Alexandra
Universitas Katolik Parahyangan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Struktur Modal Perusahaan Sektor Makanan dan Minuman Pascapandemi COVID-19 Josefina Aurelia Kurnia; Geraldine Eileen Alexandra; Shiva Fitri Aisyah; Mardiana Mardiana
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.1913

Abstract

Struktur modal merupakan salah satu aspek penting dalam pengambilan keputusan pendanaan perusahaan. Meskipun demikian, hasil penelitian mengenai pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal masih menunjukkan temuan yang tidak konsisten, khususnya pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman setelah periode pemulihan pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 13 perusahaan dengan jumlah observasi sebanyak 39 data. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Secara parsial, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sedangkan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan serta ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman setelah periode pemulihan pascapandemi. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dalam menentukan kebijakan pendanaan serta bagi investor dalam mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.   Capital structure is an important aspect of corporate financing decisions. However, previous studies on the effects of profitability, liquidity, and firm size on capital structure have produced inconsistent findings, particularly in the food and beverage sub-sector during the post-pandemic recovery period. This study aims to examine the effects of profitability, liquidity, and firm size on the capital structure of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2023–2025 period. This research employed a quantitative approach using secondary data obtained from the companies' annual reports and financial statements available on the official Indonesia Stock Exchange website. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 13 companies with a total of 39 observations. The hypotheses were tested using panel data regression analysis with EViews 14 software. The results indicate that profitability, liquidity, and firm size simultaneously have a significant effect on capital structure. Partially, profitability has no significant effect on capital structure, whereas liquidity has a significant negative effect and firm size has a significant positive effect on capital structure. This study provides empirical evidence on the determinants of capital structure in food and beverage companies during the post-pandemic recovery period. The findings are expected to serve as a reference for corporate management in formulating financing policies and for investors in evaluating companies' financial conditions before making investment decisions  
Pengaruh Struktur Modal dan Ukuran Bank Terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Konvensional Go Public di Indonesia Geraldine Eileen Alexandra; Josefina Aurelia Kurnia; Shiva Fitri Aisyah; Mardiana Mardiana
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i2.1992

Abstract

Profitabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kinerja bank. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal dan ukuran bank terhadap profitabilitas pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang belum konsisten mengenai pengaruh struktur modal dan ukuran bank terhadap profitabilitas. Oleh karena itu, penelitian ini menguji kembali hubungan tersebut pada periode pascapandemi 2023–2025 yang mencerminkan kondisi pemulihan dan normalisasi sektor perbankan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai pengaruh struktur modal dan ukuran bank terhadap profitabilitas pada periode pascapandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 30 bank dengan 90 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt-to-Equity Ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Equity (ROE) sedangkan ukuran bank yang diukur dengan logaritma natural total aset tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini mendukung Trade-Off Theory, namun belum mendukung Resource-Based View dalam menjelaskan hubungan ukuran bank dan profitabilitas. Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi manajemen bank dalam menentukan kebijakan pendanaan yang optimal.   Profitability is an important indicator of bank performance. This study aims to examine the effect of capital structure and bank size on the profitability of conventional commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2023–2025 period. Previous studies have reported inconsistent findings regarding the effects of capital structure and bank size on profitability. Therefore, this study reexamines these relationships during the post-pandemic period of 2023–2025, which reflects the recovery and normalization of the banking sector. The contribution of this study is to provide empirical evidence on the effects of capital structure and bank size on profitability during the post-pandemic period. This study employed a quantitative approach using secondary data from annual financial statements. The sample consisted of 30 banks with 90 observations selected through purposive sampling. Data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM). The results show that capital structure, proxied by the Debt-to-Equity Ratio (DER), has a positive and significant effect on profitability, proxied by Return on Equity (ROE), while bank size, measured by the natural logarithm of total assets, has no significant effect on profitability. The findings support the Trade-Off Theory but do not support the Resource-Based View (RBV) in explaining the relationship between bank size and profitability. The findings are expected to provide insights for bank management in determining optimal financing policies.