Mochammad Rochim
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Komunikasi Risiko pada Instagram @Badan.Geologi dalam Penyebaran Informasi Kebencanaan Ananda Tiara Rahima; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Public Relations 169-178
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.24156

Abstract

Abstract. This study examines the communication strategy of the Geological Agency in utilizing Instagram @badan.geologi to disseminate disaster-related information to the public. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews with public relations officers and content observation. The findings reveal that communication strategies involve message simplification, visual-based content, and audience interaction. Instagram functions as a medium that transforms scientific data into accessible public information while fostering disaster risk awareness. However, a paradox emerges where high audience reach does not necessarily lead to active engagement. This study contributes to risk communication and digital public communication by emphasizing the importance of audience engagement in social media-based disaster communication.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Badan Geologi dalam memanfaatkan Instagram @badan.geologi sebagai media penyebaran informasi kebencanaan. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dilakukan melalui penyederhanaan pesan, penggunaan visual, serta interaksi dengan audiens. Instagram berfungsi sebagai media yang mengubah data ilmiah menjadi informasi publik yang mudah dipahami serta membangun kesadaran risiko. Namun demikian, ditemukan adanya paradoks di mana jangkauan audiens yang tinggi tidak selalu diikuti oleh keterlibatan aktif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi risiko dan komunikasi publik digital.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Paper Official melalui Instagram Belinda Zahra Faridah; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Public Relations 251-258
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.24875

Abstract

Abstract. Paper Official is a local fashion brand based in Bandung that utilizes Instagram as its primary platform for digital marketing communication to promote its products and establish communication with consumers. This study aims to analyze the digital marketing communication strategy implemented by Paper Official through Instagram to attract consumer interest. This research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving the owner, employees, and consumers of Paper Official. The findings indicate that Paper Official's digital marketing communication strategy focuses on delivering product-oriented content, utilizing Instagram features such as Reels, Stories, and Feeds according to their respective characteristics, and fostering two-way communication with consumers through various interactive features. Instagram was selected because it enables the brand to expand its information reach, facilitate interaction with consumers, and support more effective product communication. In addition, consistency in content presentation and responsiveness to consumer interactions were found to be important factors supporting the implementation of Paper Official's digital marketing communication strategy.Abstrak. Paper Official merupakan fashion brand lokal asal Kota Bandung yang memanfaatkan Instagram sebagai media utama dalam komunikasi pemasaran digital untuk memperkenalkan produk serta menjalin komunikasi dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital yang diterapkan Paper Official melalui Instagram dalam menarik minat konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pemilik, karyawan, serta konsumen Paper Official. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital Paper Official dilakukan melalui penyajian konten yang berfokus pada informasi produk, pemanfaatan fitur Reels, Stories, dan Feeds sesuai karakteristiknya, serta komunikasi dua arah dengan konsumen melalui berbagai fitur interaktif Instagram. Instagram dipilih karena mampu memperluas jangkauan informasi, memudahkan interaksi dengan konsumen, dan mendukung penyampaian informasi produk secara lebih efektif. Selain itu, konsistensi penyajian konten dan respons terhadap interaksi konsumen menjadi faktor yang mendukung pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran digital Paper Official.
Hubungan Kualitas Penyajian Iklan di Instagram dengan Keputusan Siswa Memilih Sekolah Muhamad Fazni Nuryasin Djayadiprana; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Public Relations 275-284
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25117

Abstract

Abstract. This study aims to examine the relationship between the quality of Instagram advertising @smptmiftahululum and students' decisions to choose SMP Terpadu Miftahul Ulum Cianjur. The theoretical framework uses the AIDA model, which explains the stages of audience response: Attention through visual appeal and display intensity; Interest and Desire through persuasive messages; and Action through Call to Action (CTA). Variable X (advertisement quality) is measured based on intensity, message content, and visuals, while variable Y covers the stages of the consumer decision process. This correlational quantitative study involved 105 respondents. The results of the analysis show a very strong and significant positive correlation between the two variables (Spearman ρ = 0.824; p < 0.01). The intensity dimension had a strong correlation of 0.773. These findings confirm that the application of the AIDA model and appropriate CTA effectively encourages the audience to move from interest to registration. Thus, the more optimal the quality of ad presentation on Instagram, the higher the tendency of prospective students to choose a school.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kualitas penyajian iklan Instagram @smptmiftahululum dengan keputusan siswa memilih SMP Terpadu Miftahul Ulum Cianjur. Kerangka teoretis menggunakan model AIDA yang menjelaskan tahapan respons audiens: Attention melalui daya tarik visual dan intensitas tayangan; Interest dan Desire melalui pesan persuasif; serta Action melalui Call to Action (CTA). Variabel X (kualitas iklan) diukur berdasarkan intensitas, isi pesan, dan visual, sedangkan variabel Y mencakup tahapan proses keputusan konsumen. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 105 responden. Hasil analisis menunjukkan korelasi positif sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (Spearman ρ = 0,824; p < 0,01). Dimensi intensitas memiliki korelasi kuat sebesar 0,773. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model AIDA dan CTA yang tepat efektif mendorong audiens beralih dari minat ke tindakan pendaftaran. Dengan demikian, semakin optimal kualitas penyajian iklan di Instagram, semakin tinggi kecenderungan calon siswa dalam menentukan pilihan sekolah.
Hubungan Intensitas Paparan Konten YouTube Traveling dengan Sikap Followers Alicya Najwa; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Public Relations 543-552
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.26146

Abstract

Abstract. The rapid development of digital media has made YouTube one of the primary platforms for obtaining information, including travel-related content. Audiovisual travel content has the potential to influence viewers' attitudes. This study aims to examine the relationship between the intensity of exposure to YouTube travel content and followers' attitudes among viewers of Leonardo Edwin's YouTube channel. This research employed a quantitative approach using a correlational survey method. The sample consisted of 100 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed with the Spearman Rank Correlation test using IBM SPSS Statistics. The findings indicate a strong, positive, and significant relationship between the intensity of exposure to YouTube travel content and followers' attitudes. Higher exposure intensity, reflected in viewing frequency, viewing duration, and attention to the content, is associated with more positive cognitive, affective, and conative attitudes. These findings suggest that YouTube travel content serves as an effective communication medium in shaping audience attitudes toward tourism activities.   Abstrak. Perkembangan media digital menjadikan YouTube sebagai salah satu platform yang banyak dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, termasuk mengenai destinasi wisata. Konten traveling yang disajikan secara audiovisual berpotensi memengaruhi sikap penontonnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas paparan konten YouTube traveling dengan sikap followers pada penonton kanal YouTube Leonardo Edwin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman melalui IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat, positif, dan signifikan antara intensitas paparan konten YouTube traveling dengan sikap followers. Semakin tinggi intensitas paparan yang ditunjukkan melalui frekuensi menonton, durasi menonton, dan tingkat perhatian terhadap konten, maka semakin positif sikap followers pada aspek kognitif, afektif, dan konatif. Temuan ini menunjukkan bahwa konten YouTube traveling berperan sebagai media komunikasi yang efektif dalam membentuk sikap audiens terhadap aktivitas pariwisata.