ABSTRACT The development of Workbook Ceta Catu (Cepat Pintar Baca Tulis) was driven by the need for first-grade literacy instruction that provides opportunities to practice beginning reading and writing in a gradual manner. The product was designed as a print-based learning medium featuring a binder system, colored illustrations, and QR codes linked to digital copies and additional exercises. Its development employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation. A limited trial involved 15 first-grade students at SD Negeri Reban, Reban District, Batang Regency, in June 2026. Product feasibility was assessed through evaluations by a media expert and material and language experts, while changes in literacy skills were examined using a pretest and posttest. The results showed an average score of 3.22 from the media expert, categorized as feasible, and 3.40 from the material and language experts, categorized as highly feasible. The average literacy score increased from 72.93 before using the medium to 87.50 after instruction, with an N-Gain of 0.53 in the moderate category. Fourteen of the 15 students showed an increase in scores. These findings provide initial evidence that Workbook Ceta Catu is feasible as a supporting medium for beginning reading and writing practice, although testing with more diverse samples and schools is still needed. ABSTRAK Pengembangan Workbook Ceta Catu (Cepat Pintar Baca Tulis) berangkat dari kebutuhan pembelajaran literasi kelas I yang memberi ruang latihan membaca dan menulis permulaan secara bertahap. Produk ini dirancang sebagai media cetak dengan sistem binder, ilustrasi berwarna, serta kode QR yang terhubung dengan salinan digital dan latihan tambahan. Proses pengembangannya menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang mencakup analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Uji coba terbatas melibatkan 15 siswa kelas I di SD Negeri Reban, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, pada Juni 2026. Kelayakan produk ditelaah melalui penilaian ahli media serta ahli materi dan bahasa, sementara perubahan kemampuan literasi diamati melalui pretest dan posttest. Hasil penilaian menunjukkan skor rata-rata 3,22 dari ahli media dengan kategori layak dan 3,40 dari ahli materi dan bahasa dengan kategori sangat layak. Rata-rata skor literasi meningkat dari 72,93 sebelum penggunaan media menjadi 87,50 setelah pembelajaran, dengan N-Gain sebesar 0,53 pada kategori sedang. Sebanyak 14 dari 15 siswa mengalami peningkatan skor. Temuan ini memberikan bukti awal bahwa Workbook Ceta Catu layak digunakan sebagai media pendukung latihan membaca dan menulis permulaan, meskipun pengujian pada sampel dan sekolah yang lebih beragam masih diperlukan.