Dwi Sulistio Rini
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Anak Dengan Resiko Hambatan Motorik Halus Melalui Penggunaan Media Loose Parts Dwi Sulistio Rini; Mumpuniarti
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak yang berisiko mengalami kesulitan motorik halus melalui penggunaan media loose parts di TK Negeri 2 Kongbeng. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak usia 5–6 tahun pada Kelompok B1, dengan perhatian khusus pada anak yang teridentifikasi berisiko mengalami kesulitan motorik halus. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian unjuk kerja, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari, kekuatan genggaman, ketepatan, serta kemandirian dalam melakukan aktivitas manipulatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus secara bertahap pada setiap tahap tindakan. Rata-rata capaian perkembangan meningkat dari 49,17% pada prasiklus dengan kategori Mulai Berkembang (MB) menjadi 56,11% pada Siklus I dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan mencapai 85,28% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai pada Siklus II. Selain peningkatan keterampilan motorik halus, anak juga menunjukkan peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, antusiasme, dan fokus selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media loose parts efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini, khususnya anak yang berisiko mengalami kesulitan motorik halus.