Mumpuniarti
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Komunikasi Anak dengan Hambatan Majemuk di Sekolah Luar Biasa Veroyunita Umar; Mumpuniarti
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v21i2.88598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi siswa dengan hambatan majemuk di Sekolah Luar Biasa melalui kajian literatur sistematis. Kajian dilakukan terhadap artikel terbitan Januari 2019 hingga Juni 2024 yang diperoleh dari berbagai basis data nasional dan internasional seperti Google Scholar, SAGE Journals, Taylor & Francis, ScienceDirect, ProQuest, ERIC, Wiley Online Library, ResearchGate, dan Garuda. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi: (1) membahas komunikasi anak dengan dua atau lebih hambatan (misalnya PIMD, MDVI); (2) menggunakan strategi Augmentative and Alternative Communication (AAC); dan (3) berada dalam konteks pendidikan khusus. Hasil kajian terhadap 18 artikel menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada level komunikasi pra-simbolik dan simbolik awal, dengan variasi kemampuan yang dipengaruhi oleh jenis hambatan dan lingkungan pembelajaran. Strategi intervensi yang umum digunakan mencakup AAC berbasis low-tech dan high-tech, interaksi simbolik berbasis rutinitas, penggunaan media konkret, serta keterlibatan keluarga sebagai pasangan komunikasi. Tantangan utama mencakup keterbatasan pelatihan guru, kurangnya alat bantu, serta kebijakan dan kolaborasi lintas profesi yang belum optimal. Kajian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan program komunikasi di SLB, khususnya sebagai panduan strategi intervensi yang relevan dengan karakteristik anak dan konteks pendidikan di Indonesia. Kajian ini merupakan tinjauan sistematis pertama yang secara khusus memetakan kemampuan komunikasi anak dengan hambatan majemuk di Indonesia.
Peningkatan Keterampilan Anak Dengan Resiko Hambatan Motorik Halus Melalui Penggunaan Media Loose Parts Dwi Sulistio Rini; Mumpuniarti
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak yang berisiko mengalami kesulitan motorik halus melalui penggunaan media loose parts di TK Negeri 2 Kongbeng. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak usia 5–6 tahun pada Kelompok B1, dengan perhatian khusus pada anak yang teridentifikasi berisiko mengalami kesulitan motorik halus. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian unjuk kerja, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari, kekuatan genggaman, ketepatan, serta kemandirian dalam melakukan aktivitas manipulatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus secara bertahap pada setiap tahap tindakan. Rata-rata capaian perkembangan meningkat dari 49,17% pada prasiklus dengan kategori Mulai Berkembang (MB) menjadi 56,11% pada Siklus I dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan mencapai 85,28% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai pada Siklus II. Selain peningkatan keterampilan motorik halus, anak juga menunjukkan peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, antusiasme, dan fokus selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media loose parts efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini, khususnya anak yang berisiko mengalami kesulitan motorik halus.