Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulawesi Barat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja daerah, sehingga menuntut produktivitas pegawai yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan keterampilan kerja terhadap produktivitas pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-asosiatif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh pegawai yang berjumlah 35 orang. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang terdiri atas 30 item pernyataan dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai (β = 0,388; t = 2,893; sig. = 0,007) dan keterampilan kerja berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi yang lebih dominan (β = 0,574; t = 4,283; sig. = 0,000). Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 110,476; sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,873, yang berarti 87,3% variasi produktivitas pegawai dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pegawai pada lembaga pelatihan kerja daerah lebih efektif dicapai melalui penguatan kompetensi teknis dan digital pegawai yang disertai perbaikan kondisi fisik serta relasional lingkungan kerja secara simultan.