Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik pada Program Kampung Bantar di Kelurahan Pakuan Baru Kota Jambi Parmadi; Hastuti, Dwi; Hardiani; Umiyati, Etik; Achmad, Erni; Maisyarah, Nyimas Dian
Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : WIDA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53867/jpm.v3i2.94

Abstract

Kampung Bantar (Bersih, Aman, dan Pintar), known as the Kampung Bersih program, serves as a sustainable initiative to accelerate development of Jambi City. This program, aiming to instill a clean and healthy environmental awareness in every communities at the RT (Rukun Tetangga) level, is being implemented across all kelurahan and kecamatan within Jambi City. The success of implementing the smart city concept in Jambi City reflects a strong commitment from the local government to drive household innovation towards “smart city” status, complete with regulated and planned internet access and services. The implementation of organic waste management extends beyond household levels, reaching into the vicinity of tourist attractions. The primary objective is to ascertain the amount of waste generated as a result of tourism activities and understand the efforts made by the local residents to address this issue. Kelurahan Pakuan Baru, with its potential as a tourist village, serves as the site for one of the community empowerment programs aimed at enhancing the well-being of its residents. The community empowerment process is grounded in the local potential of the kelurahan, with a focus on sustainability and maintaining a balance in the cleanliness of the environment.
Empowerment of Culinary Potential in the Community of Tanjung Lanjut, Continued Muaro Jambi Assobary, Alfanna Ibnu; Silalahi, Resita Grace Nauly Br; Maisyarah, Nyimas Dian; Nabila, Repa; Komaronnisa, Basrida; Berlian, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v3i12.12405

Abstract

Tanjung Lanjut Village has untapped potential, both in terms of natural beauty, as well as abundant natural resources that are not widely known by the local community, especially dragon fruit. Dragon fruit is an agricultural commodity that is increasingly popular among the community. Dragon fruit not only has a delicious taste, but is also rich in nutrients and health benefits. However, community empowerment in Tanjung Lanjut Village in processing the potential of the Dragon Fruit itself has not been optimal. By conducting community service and involving the community in decision-making, this program aims to help the local community benefit from the creative economy sector, especially in the culinary field.
Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Keberlanjutan Sistem Akuntansi Digital: Perspektif Kemudahan dan Kemanfaatan Pengguna Sukmawati, Aegisia; Maisyarah, Nyimas Dian; Murnidayanti, Scheilla Aprilia; Dahlia, Dahlia
Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja Vol 10 No 04 (2025): Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja
Publisher : Magister Ilmu Akuntansi Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jaku.v10i04.50710

Abstract

This study aims to investigate the influence of transformational leadership style on the intention to continue using digital accounting systems, particularly analyse perceived ease of use and perceived of usefulness as mediating factors. Research data were utilized purposive sampling technique and collected through online survey for digital accounting systems users in private and public sectors in Indonesia. The final dataset consisted of 55 respondents. The data collected is analysed using SEM-PLS with Smart-PLS 4 software. The results confirm that transformational leadership style did not directly influence to continuance intention to use digital accounting system. However, it influences continuance intention to use digital accounting systems through intervention perceived of usefulness as full mediator. In contrast, variable perceived ease of use did not show as a mediator. This finding is attributed to the characteristic respondents of this study that have high proficiency. These research findings contribute to the strategic function of leaders to shape employee perceptions regarding digital accounting systems. Furthermore, the study suggests that organizations should not solely focus on technical operational skills training. It should go beyond to change employee mindsets, ensuring employees’ recognition and derive actual value from the digital accounting systems utilized.
Pelatihan Akuntansi Biaya Produksi Untuk Usaha Makanan Ringan Rumahan Berbasis Komunitas Di Kelurahan Olak Kemang Ridwan, Muhammad; Kusumastuti, Ratih; Erwati, Misni; Lutfi, Lutfi; Maisyarah, Nyimas Dian
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/0wj1gx42

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada usaha camilan rumahan di Kelurahan Olak Kemang melalui pelatihan akuntansi biaya produksi dengan pendekatan berbasis komunitas. Banyak pelaku usaha mikro dan kecil masih mengandalkan metode tradisional dan tidak terstruktur dalam menghitung biaya produksi, sehingga menyebabkan ketidakakuratan dalam penetapan harga jual, penurunan daya saing, serta margin keuntungan yang terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program ini memberikan sesi pelatihan, pendampingan, dan latihan praktis mengenai konsep dasar klasifikasi biaya, perhitungan penggunaan bahan baku, biaya tenaga kerja, alokasi overhead, dan penentuan harga pokok produksi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai cara mencatat, menghitung, dan menganalisis biaya produksi secara sistematis, yang berdampak pada peningkatan akurasi penetapan harga serta meningkatnya kesadaran terhadap pengendalian biaya. Selain itu, program ini memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha berbasis komunitas, sehingga tercipta sistem dukungan yang mendorong berbagi pengetahuan dan pemecahan masalah secara kolektif. Dengan meningkatkan kompetensi individu dan jejaring komunitas, inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan profitabilitas usaha, tetapi juga mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi lokal dalam jangka panjang.
Pemetaan Usaha UMKM Melalui Pencatatan dan Penilaian Kelayakan untuk Akses Modal di Kelurahan Olak Kemang Keuangan Kelurahan Berbasis Digital di Kantor Lurah Olak Kemang Kusumastuti, Ratih; Erwati, Misni; Lutfi, Lutfi; Sumarni, Sumarni; Maisyarah, Nyimas Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.849

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi keuangan dan keberlanjutan usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Olak Kemang melalui kegiatan pemetaan usaha secara sistematis, pencatatan keuangan, serta penilaian kelayakan sebagai dasar dalam mengakses permodalan. Banyak UMKM di wilayah tersebut menghadapi kendala dalam mengelola data keuangan dan menyiapkan dokumen penilaian kelayakan yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan, sehingga peluang untuk memperoleh tambahan modal menjadi terbatas. Kegiatan ini dilaksanakan melalui lokakarya partisipatif, sesi pendampingan, dan bantuan langsung dalam penerapan sistem pencatatan keuangan sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik usaha lokal. Selain itu, diperkenalkan pula kerangka evaluasi kelayakan untuk membantu para pelaku UMKM memahami indikator utama kesehatan keuangan, potensi pertumbuhan usaha, serta strategi manajemen risiko. Hasil program menunjukkan bahwa para peserta UMKM memperoleh peningkatan keterampilan dalam mendokumentasikan transaksi, menyusun laporan keuangan dasar, dan menganalisis kelayakan usaha. Proses pemetaan juga menghasilkan profil ekosistem usaha yang lebih jelas dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah maupun lembaga keuangan dalam merancang skema pembiayaan yang tepat sasaran. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas manajerial para pelaku UMKM, tetapi juga mendorong inklusi keuangan dengan menjembatani kesenjangan antara usaha kecil dan akses terhadap pendanaan eksternal. Dengan demikian, inisiatif ini berkontribusi pada penguatan ketahanan ekonomi masyarakat dan mendukung pengembangan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan.