Raden Yudhi Satria
Universitas Esa Unggul Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Leader-Member Exchange (LMX) dengan Turnover Intention Karyawan di PT BTU Farida Aryani; Raden Yudhi Satria
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Leader-Member Exchange (LMX) dengan turnover intention karyawan di PT BTU. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri atas karyawan level supervisor, staf, dan admin yang memiliki atasan langsung dan telah bekerja minimal satu bulan. Seluruh populasi sasaran sebanyak 77 karyawan digunakan sebagai sampel melalui teknik sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan skala LMX yang dikembangkan berdasarkan Liden dan Maslyn (1998) serta skala turnover intention berdasarkan Mobley et al. (1979). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara LMX dan turnover intention, dengan koefisien korelasi r = −0,405 dan signifikansi p = 0,000. Hubungan tersebut berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas hubungan antara atasan dan bawahan yang dipersepsikan karyawan, semakin rendah turnover intention. Sebaliknya, rendahnya kualitas LMX berkaitan dengan meningkatnya kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan bagi PT BTU dalam meningkatkan kualitas hubungan atasan-bawahan sebagai bagian dari strategi mempertahankan karyawan.
Hubungan Antara Persepsi Dukungan Sosial Dengan Culture Shock Pada Taruna/Kadet Tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Indonesia Pitriyanti Pitriyanti; Raden Yudhi Satria
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.260

Abstract

Masa awal pendidikan di lingkungan kedinasan berasrama dengan sistem semi-militer menuntut taruna/kadet tingkat I untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, disiplin, aturan ketat, kehidupan komunal, serta keberagaman latar belakang sosial budaya. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan culture shock. Persepsi dukungan sosial dari keluarga, teman, dan orang penting lainnya dipandang sebagai sumber daya psikososial yang dapat membantu taruna/kadet menghadapi tuntutan adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan sosial dan culture shock pada taruna/kadet tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 229 taruna/kadet tingkat I yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala persepsi dukungan sosial dengan 18 item (α=0,952) dan skala culture shock dengan 20 item (α=0,858). Analisis dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara persepsi dukungan sosial dan culture shock (r=−0,486; Sig.=0,000). Nilai koefisien determinasi R²=0,236 menunjukkan bahwa persepsi dukungan sosial menjelaskan 23,6% variasi culture shock dalam model penelitian. Semakin tinggi persepsi dukungan sosial, semakin rendah tingkat culture shock yang dialami taruna/kadet tingkat I.