Muhammad Faridh Shahab
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Psychological Barrier Terhadap Performa Flight Management Siswa Penerbang PPI Curug Dimas Aryo Saputro; Ichyu Machmiyana; Muhammad Faridh Shahab
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9053

Abstract

Keselamatan penerbangan di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug sangat bergantung pada performa penerbang, di mana temuan awal menunjukkan masih ditemuinya nilai Below Average pada evaluasi harian siswa penerbang akibat hambatan psikologis seperti kecemasan dan kurangnya rasa percaya diri. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara mendalam sejauh mana hambatan psikologis mempengaruhi kompetensi flight management. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan pengaruh psychological barrier terhadap performa flight management siswa penerbang PPI Curug di berbagai tahapan pelatihan (Pre Solo, PPL, CPL, dan FIC). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional/asosiatif. Pemilihan metode ini bertujuan untuk mengukur hubungan kausalitas dan kontribusi besaran pengaruh antarvariabel secara presisi melalui uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological barrier berpengaruh negatif dan signifikan terhadap performa flight management ( , , ) dengan nilai koefisien determinasi ( ) sebesar . Kesimpulannya, sebesar variasi performa flight management ditentukan oleh tingkat hambatan psikologis, di mana siswa fase Pre Solo mengalami tingkat hambatan tertinggi dan performa terendah. Rekomendasi penelitian lanjutan adalah melakukan studi longitudinal serta menguji variabel moderasi seperti intervensi coping stress dan peran strategi interaksi Flight Instructor dalam mengurangi tekanan mental siswa.
Pengaruh Kegagalan Praktik Terbang Terhadap Target Akademik Taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug 2025 Nurman Fauzi Malik; Ichyu Machmiyana; Muhammad Faridh Shahab
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9115

Abstract

Pendidikan penerbang pada Program Sarjana Terapan di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug mengintegrasikan pembelajaran teori (ground school) dan praktik terbang (flight training) untuk membentuk kompetensi penerbang profesional. Masalah utama yang ditemukan di lokasi penelitian adalah terjadinya keterlambatan pencapaian target akademik pada fase praktik terbang, berbeda dengan fase ground school yang selalu memenuhi kalender akademik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kegagalan praktik terbang terhadap pencapaian target akademik taruna serta mengidentifikasi faktor penyebab dominannya. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasi-regresi linear sederhana dengan sampel sebanyak 48 taruna (D-IV Penerbang Angkatan 7, 8, dan 9) dan 12 data pengamatan bulanan periode Januari–Desember 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegagalan praktik terbang berpengaruh signifikan terhadap target akademik ( , ) dengan kontribusi determinasi ( ) sebesar . Faktor cuaca (weather) menjadi penyebab kegagalan paling dominan dengan rata-rata 68,25 kejadian/bulan, disusul faktor kesiapan pesawat (29,33 kejadian/bulan) dan NOTAM (24,42 kejadian/bulan). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa akumulasi kegagalan operasional memperlambat durasi pencapaian target jam terbang. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengkaji faktor selain kegagalan praktik terbang yang dapat berpengaruh terhadap pencapaian target akademik taruna yang belum diteliti dalam penelitian ini.