Keselamatan penerbangan di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug sangat bergantung pada performa penerbang, di mana temuan awal menunjukkan masih ditemuinya nilai Below Average pada evaluasi harian siswa penerbang akibat hambatan psikologis seperti kecemasan dan kurangnya rasa percaya diri. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara mendalam sejauh mana hambatan psikologis mempengaruhi kompetensi flight management. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan pengaruh psychological barrier terhadap performa flight management siswa penerbang PPI Curug di berbagai tahapan pelatihan (Pre Solo, PPL, CPL, dan FIC). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional/asosiatif. Pemilihan metode ini bertujuan untuk mengukur hubungan kausalitas dan kontribusi besaran pengaruh antarvariabel secara presisi melalui uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological barrier berpengaruh negatif dan signifikan terhadap performa flight management ( , , ) dengan nilai koefisien determinasi ( ) sebesar . Kesimpulannya, sebesar variasi performa flight management ditentukan oleh tingkat hambatan psikologis, di mana siswa fase Pre Solo mengalami tingkat hambatan tertinggi dan performa terendah. Rekomendasi penelitian lanjutan adalah melakukan studi longitudinal serta menguji variabel moderasi seperti intervensi coping stress dan peran strategi interaksi Flight Instructor dalam mengurangi tekanan mental siswa.
Copyrights © 2026