Dengan kemajuan teknologi dan bertambahnya kebutuhan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari, otomatisasi sistem penyediaan air minum muncul sebagai solusi kreatif untuk mengurangi interaksi manual pengguna dan meningkatkan kenyamanan. Penelitian ini menciptakan prototipe dispenser air minum otomatis yang terhubung dengan Internet of Things (IoT) dan dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32, dilengkapi dengan sensor inframerah untuk mendeteksi keberadaan gelas, load cell untuk memantau jumlah air galon, serta sistem notifikasi secara langsung melalui aplikasi Telegram. Inovasi yang dihadirkan dibandingkan penelitian sebelumnya adalah penggabungan fitur preset volume 200 ml dengan pengaturan pompa air dan solenoid valve serta konversi pembacaan load cell langsung ke satuan liter. Metodologi penelitian meliputi desain perangkat keras, pengkodean perangkat lunak, integrasi sensor, dan pengujian fungsi serta akurasi. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa sistem memiliki rata-rata kesalahan relatif pembacaan load cell sebesar 6,3%, waktu respons pengiriman notifikasi rata-rata 3,34 detik, dan volume air aktual pada preset 200 ml mencapai rata-rata 198,6 ml dengan kesalahan relatif 1,5%. Uji waktu siklus menunjukkan rata-rata 10,23 detik dari pendeteksian gelas hingga proses pengisian selesai, dengan variasi waktu yang minimal, menunjukkan kestabilan kinerja sistem. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam menyediakan volume air yang tepat, mengawasi kondisi galon secara tepat, dan mengirimkan pemberitahuan dengan cepat, sehingga berpotensi untuk digunakan secara luas di rumah tangga serta kantor