Ai Rida Ajang Masnunah
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Az Zahra Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Management of Extracurricular Journalism Programs as a Strategy for Developing Student Creativity at the State Madrasah Aliyah Ai Rida Ajang Masnunah; Iwan Sopwandin; Ai Dini Patmawati
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v4i1.11442

Abstract

Abstract This study aims to describe the management of the journalism extracurricular program as a strategy for developing student creativity at State Madrasah Aliyah 6 Tasikmalaya. This qualitative study collected data through observation, interviews, and document analysis, followed by data condensation, presentation, and conclusion drawing. The results show that planning is conducted through working meetings involving advisors, officers, and members to develop work programs, establish objectives and schedules, and assign responsibilities. Organization is implemented through a structure comprising divisions based on members’ interests and competencies, including writing, photography, videography, and graphic design. Implementation includes journalism training, coverage of madrasah events, social media management, magazine and newsletter production, and digital content creation. Supervision is conducted through monitoring, evaluation, meetings, activity reports, and guidance from advisors and madrasah officials. Program success is supported by student enthusiasm, madrasah support, technology, and teamwork, despite limited resources, scheduling conflicts, and different skill levels. These findings demonstrate that management functions support creativity, digital literacy, and 21st-century skills.   Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program ekstrakurikuler jurnalistik sebagai strategi pengembangan kreativitas siswa di Madrasah Aliyah Negeri 6 Tasikmalaya. Penelitian kualitatif ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dilanjutkan dengan pemadatan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan melalui rapat kerja yang melibatkan pembimbing, pengurus, dan anggota untuk menyusun program kerja, menetapkan tujuan dan jadwal, serta membagi tanggung jawab. Pengorganisasian dilaksanakan melalui struktur yang terdiri dari divisi-divisi berdasarkan minat dan kompetensi anggota, termasuk penulisan, fotografi, videografi, dan desain grafis. Pelaksanaan mencakup pelatihan jurnalistik, peliputan acara madrasah, pengelolaan media sosial, produksi majalah dan buletin, serta pembuatan konten digital. Pengawasan dilakukan melalui pemantauan, evaluasi, rapat, laporan kegiatan, serta bimbingan dari pembimbing dan pejabat madrasah. Keberhasilan program ini didukung oleh antusiasme siswa, dukungan madrasah, teknologi, dan kerja sama tim, meskipun sumber daya terbatas, adanya konflik jadwal, dan perbedaan tingkat keterampilan. Temuan ini menunjukkan bahwa fungsi manajemen mendukung kreativitas, literasi digital, dan keterampilan abad ke-21.
Manajemen Pembiayaan di Pondok Pesantren Alam Tahfidz Hamalatul Qur’an Manonjaya Tasikmalaya Ai Rida Ajang Masnunah
Bildung: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2026): September - Desember
Publisher : CV. Biha Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational financing management is a strategic component in ensuring the sustainability and quality of Islamic educational institutions, particularly Islamic boarding schools (pesantren). Effective financial governance enables institutions to allocate resources efficiently, maintain accountability, and support continuous educational improvement. This study aims to analyze the financing management implemented at Pondok Pesantren Alam Tahfidz Hamalatul Qur'an Manonjaya, Tasikmalaya. The research employed a qualitative case study approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the pesantren applies financing management through three interconnected stages: planning, implementation, and evaluation. Financial resources originate from the foundation, government grants, and students’ educational contributions. Budget planning is conducted through institutional proposals and annual activity planning, while financial implementation emphasizes transparency through systematic recording by the treasurer. Evaluation is carried out periodically to ensure accountability and the effectiveness of budget utilization. The study concludes that transparent and accountable financing management contributes significantly to maintaining educational quality and supporting the institutional sustainability of the pesantren.