Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan guru dan lingkungan sekolah terhadap kinerja guru serta menganalisis peran kualitas pengajaran dalam memoderasi pengaruh kemampuan guru dan lingkungan sekolah terhadap kinerja guru pada SMAS SPW. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja guru sebagai salah satu faktor utama dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berkualitas. Kemampuan guru sebagai faktor internal dan lingkungan sekolah sebagai faktor eksternal diyakini memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja guru, sedangkan kualitas pengajaran dipandang mampu memperkuat hubungan antarvariabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMAS SPW yang berjumlah 40 orang. Mengingat jumlah populasi kurang dari 100 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (saturated sampling), sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat. Data dianalisis menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistics melalui analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji parsial (uji t), serta uji Sobel untuk menguji pengaruh variabel moderasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Lingkungan sekolah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, kualitas pengajaran terbukti mampu memperkuat pengaruh kemampuan guru terhadap kinerja guru serta memperkuat pengaruh lingkungan sekolah terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan guru yang didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif dan kualitas pengajaran yang baik akan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja guru. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru dan lingkungan sekolah merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja guru. Kualitas pengajaran berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara kemampuan guru dan lingkungan sekolah terhadap kinerja guru. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru, penyediaan lingkungan sekolah yang mendukung, serta pengembangan kualitas pengajaran perlu menjadi perhatian utama bagi pihak sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.