Salsa Hauna Ajidin
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Unraveling Linguistic and Extralinguistic Barriers in Understanding Istimāʿ al-Akhbār Oktavia Dwi Lestari; Agung Setiyawan; Dudung Hamdun; Suci Noor Asa Khaliza; Salsa Hauna Ajidin
Al-Wazan: Journal of Arabic Education Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/al-wazan.v4i2.968

Abstract

Students often face difficulties in comprehending authentic Arabic news due to the interaction of linguistic and extralinguistic barriers, yet research specifically examining these challenges remains limited. This study aims to explore the linguistic and extralinguistic barriers experienced by students in understanding istimāʿ al-akhbār (Arabic news listening) and to identify the strategies they employ to overcome these difficulties. A qualitative approach with a descriptive-exploratory design was adopted, involving 37 students from the Arabic Language Education Program at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Data were collected through an open-ended questionnaire administered via Google Forms and analyzed using qualitative content analysis through coding, categorization, and thematic identification. The findings indicate that linguistic barriers were dominant, particularly limited vocabulary mastery and broadcasters’ rapid speech rate, each occurring 23 times. Other linguistic barriers included unfamiliar news terminology and pronunciation difficulties. Extralinguistic barriers included lack of concentration, limited prior knowledge, fatigue, low interest, low motivation, and anxiety. Students addressed these challenges by replaying recordings, noting vocabulary, and translating unfamiliar expressions. This study contributes a comprehensive understanding of the interaction between linguistic and extralinguistic barriers and highlights the importance of thematic vocabulary development, prior-knowledge activation, and systematic listening-strategy training.
Revitalization of the Siwi Dialect trough Education and Media: A Study on the Influence of Arabic and Preservation Strategiesn Salsa Hauna Ajidin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dialek Siwi, sebuah bahasa Berber Afro-Asia timur yang dituturkan di Oasis Siwa, Mesir bagian barat, merepresentasikan sebuah kasus studi krusial dalam linguistik kontak dan kepunahan bahasa. Artikel ini menyelidiki Siwi sebagai entitas linguistik yang kaya, ditandai oleh interaksi mendalam dengan bahasa Arab Mesir yang memengaruhi leksikon, sintaksis, morfologi, hingga fonologinya. Meskipun telah mempertahankan kekhasannya karena isolasi historis, Siwi kini menghadapi ancaman serius akibat dominasi Arab Mesir dalam ranah pendidikan dan media, serta erosi transmisi antargenerasi. Berdasarkan kerangka linguistik perseptual, sosiolinguistik, dan tipologi linguistik, penelitian ini mengusulkan model pelestarian bahasa yang komprehensif. Model ini menekankan pemanfaatan teknologi digital, pendidikan berbasis komunitas, dan promosi warisan budaya, serta mendorong penelitian mendalam tentang campur kode dan alih kode sebagai strategi adaptasi linguistik. Studi ini juga menyoroti peran Siwi dalam rekonstruksi sejarah linguistik Saharan dan evolusi bahasa-bahasa Semit dan Berber. Penelitian ini menawarkan kebaruan (novelty) karena belum ada kajian terdahulu yang secara komprehensif mengaitkan antara kontak bahasa Siwi–Arab dengan strategi revitalisasi bahasa berbasis pendidikan Arab dan teknologi digital komunitas. Model revitalisasi yang diusulkan juga menekankan partisipasi generasi muda secara aktif melalui pendekatan berbasis aplikasi dan kurikulum lokal.