Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Persepsi Guru Bahasa Indonesia terhadap Implementasi Pendekatan Deep Learning di SMK Negeri 2 Gunung Talang: Studi Mixed Methods Sequential Explanatory Amanda Fransiska; Rahayu Fitri; Ria Satini
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi dan kesiapan guru Bahasa Indonesia dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning di SMK Negeri 2 Gunung Talang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory (QUAN → QUAL). Tahap kuantitatif dilakukan melalui angket, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi untuk menjelaskan dan memperdalam temuan kuantitatif. Dua guru Bahasa Indonesia dipilih secara purposive sebagai informan pada tahap kualitatif. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik dan diintegrasikan pada tahap interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap implementasi deep learning, tetapi kesiapan dalam menerjemahkan konsep ke dalam praktik pembelajaran masih berbeda. Informan 1 menunjukkan penurunan skor dari aspek perencanaan (3,53) ke pelaksanaan (2,60) dan penilaian (2,20), sedangkan Informan 2 menunjukkan capaian yang relatif konsisten tinggi. Prinsip meaningful dan joyful relatif lebih mudah diterapkan melalui pembelajaran kontekstual, diskusi, permainan, kuis, dan proyek, sementara prinsip mindful masih memerlukan penguatan melalui kesadaran dan refleksi belajar. Tantangan utama ditemukan pada aspek penilaian, khususnya pengembangan rubrik, portofolio, asesmen autentik, dan instrumen berpikir tingkat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi deep learning memerlukan pengembangan profesional berbasis praktik, kolaborasi sejawat, supervisi, refleksi, dan dukungan institusional berkelanjutan.
Pengaruh Model Student Teams-Achievement Divisions (STAD) terhadap Keterampilan Menulis Teks Pidato Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kinali Yelsi Oktafia; Ria Satini; Rahayu Fitri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Teams-Achievement Division (STAD) terhadap keterampilan menulis teks pidato siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kinali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain posttest-only control group. Sampel penelitian terdiri atas 71 siswa, yaitu 36 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja menulis teks pidato yang dinilai berdasarkan sembilan indikator, yaitu pembukaan, isi, penutup, bahasa lisan, diksi, kalimat efektif, kesatuan dan kepaduan paragraf, ragam bahasa, dan gaya bahasa. Instrumen tes telah divalidasi oleh dua ahli Pendidikan Bahasa Indonesia dengan koefisien validitas sebesar 0,87 dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,91, sehingga instrumen dinyatakan valid dan reliabel untuk mengukur keterampilan menulis teks pidato. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 95,24, sedangkan kelas kontrol sebesar 60,21. Hasil uji Independent Samples t-Test memperoleh nilai t = −13,500, df = 68, dan Sig. (2-tailed) < 0,001. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model STAD berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan menulis teks pidato siswa. Model STAD dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan menulis melalui interaksi kelompok dan tanggung jawab individual.
Persepsi Guru Bahasa Indonesia terhadap Implementasi Pendekatan Deep Learning di SMK Negeri 2 Gunung Talang: Studi Mixed Methods Sequential Explanatory Amanda Fransiska; Rahayu Fitri; Ria Satini
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi dan kesiapan guru Bahasa Indonesia dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning di SMK Negeri 2 Gunung Talang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory (QUAN → QUAL). Tahap kuantitatif dilakukan melalui angket, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi untuk menjelaskan dan memperdalam temuan kuantitatif. Dua guru Bahasa Indonesia dipilih secara purposive sebagai informan pada tahap kualitatif. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik dan diintegrasikan pada tahap interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap implementasi deep learning, tetapi kesiapan dalam menerjemahkan konsep ke dalam praktik pembelajaran masih berbeda. Informan 1 menunjukkan penurunan skor dari aspek perencanaan (3,53) ke pelaksanaan (2,60) dan penilaian (2,20), sedangkan Informan 2 menunjukkan capaian yang relatif konsisten tinggi. Prinsip meaningful dan joyful relatif lebih mudah diterapkan melalui pembelajaran kontekstual, diskusi, permainan, kuis, dan proyek, sementara prinsip mindful masih memerlukan penguatan melalui kesadaran dan refleksi belajar. Tantangan utama ditemukan pada aspek penilaian, khususnya pengembangan rubrik, portofolio, asesmen autentik, dan instrumen berpikir tingkat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi deep learning memerlukan pengembangan profesional berbasis praktik, kolaborasi sejawat, supervisi, refleksi, dan dukungan institusional berkelanjutan.
Pengaruh Model Student Teams-Achievement Divisions (STAD) terhadap Keterampilan Menulis Teks Pidato Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kinali Yelsi Oktafia; Ria Satini; Rahayu Fitri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Teams-Achievement Division (STAD) terhadap keterampilan menulis teks pidato siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kinali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain posttest-only control group. Sampel penelitian terdiri atas 71 siswa, yaitu 36 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja menulis teks pidato yang dinilai berdasarkan sembilan indikator, yaitu pembukaan, isi, penutup, bahasa lisan, diksi, kalimat efektif, kesatuan dan kepaduan paragraf, ragam bahasa, dan gaya bahasa. Instrumen tes telah divalidasi oleh dua ahli Pendidikan Bahasa Indonesia dengan koefisien validitas sebesar 0,87 dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,91, sehingga instrumen dinyatakan valid dan reliabel untuk mengukur keterampilan menulis teks pidato. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 95,24, sedangkan kelas kontrol sebesar 60,21. Hasil uji Independent Samples t-Test memperoleh nilai t = −13,500, df = 68, dan Sig. (2-tailed) < 0,001. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model STAD berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan menulis teks pidato siswa. Model STAD dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan menulis melalui interaksi kelompok dan tanggung jawab individual.