Iftitah Naurah Salsabila Hafsa
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH FILTRAT BONGGOL PISANG DAN AIR KELAPA TERHADAP INVIGORASI BENIH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI CAISIM (Brassica juncea L) KEDALUWARSA PADA SISTEM HIDROPONIK WICK Iftitah Naurah Salsabila Hafsa; Sari Kusuma Dewi; Adi Maladona
Jurnal Fisika dan Studi Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Fisika dan Studi Pengetahuan Alam
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jfsp.v1i2.709

Abstract

Benih sawi caisim (Brassica Juncea L.) kedaluwarsa umumnya mengalami penurunan viabilitas dan vigor. Pemberian zat pengatur tumbuh alami dari bonggol pisang dan air kelapa berpotensi memperbaiki kondisi fisiologis benih kedaluwarsa. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian filtrat bonggol pisang dan air kelapa terhadap invigorasi benih dan pertumbuhan tanaman sawi caisim kedaluwarsa. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 6 konsentrasi filtrat. Parameter yang diamati perkecambahan (daya berkecambah, indeks vigor, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh) dan pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, biomassa, panjang akar). Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian filtrat bonggol pisang dan air kelapa berpengaruh terhadap invigorasi benih dan pertumbuhan tanaman (sig>0,05). Perlakuan B (75% filtrat bonggol pisang+25% air kelapa) merupakan perlakuan terbaik pada parameter perkecambahan, dengan nilai tertinggi pada daya berkecambah (94±0,019%), indeks vigor (87±0,043%), kecepatan tumbuh (92±0,064%/etmal), namun belum optimal pada parameter keserempakan tumbuh. Perlakuan A (100% filtrat bonggol pisang+0% air kelapa) merupakan perlakuan terbaik pada parameter pertumbuhan, dengan nilai tertinggi pada tinggi tanaman (17,7±0,34 cm), jumlah daun (9,06±0,65 helai), biomassa (29,5±2,20 gram), panjang akar (24,7±1,48 cm).