Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU IPA MELALUI PENGAYAAN MATERI IPA BOTANI DI SMP AL FALAH SURABAYA Sari Kusuma Dewi; Yuliani Yuliani; Yuni Sri Rahayu; Evie Ratnasari; Novita Kartika Indah; Adi Maladona
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57763

Abstract

Pembelajaran merupakan serangkaian proses belajar mengajar yang mengacu pada serangkaian komponen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan. Salah satu komponen utama adalah guru. Setiap guru memiliki karakter dan latar belakang ilmu yang berbeda-beda, pengetahuan dan ketrampilan yang berbeda akan mempengaruhi kompetensi yang dimiliki. Pembelajaran IPA/Biologi yang dapat mengkonstruksi pengetahuan yang sesuai dengan karakteristik siswa, diperlukan kerja keras dan kompetensi seorang guru untuk melaksanakan pembelajaran terutama pada materi IPA Botani. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengayaan materi IPA Botani untuk menunjang kompetensi para guru IPA khususnya di SMP Al Falah Surabaya. Kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan identifikasi kebutuhan guru IPA dan identifikasi berbagai materi sulit pada materi IPA Botani. kemudian menyusun instrumen bahan ajar materi pengayaan (hand out dan power point), serta evaluasi materi IPA Botani berupa lembar tes (pretest dan post test) dan angket respon guru tentang pelaksanaan kegiatan pelatihan untuk mengukur Tingkat kompetensi professional guru. Tahap Pelaksanaan adalah pelatihan pengayaan materi IPA Botani terhadap para guru, dan tahap Evaluasi adalah melihat tingkat kemampuan para guru terhadap materi IPA Botani yang sudah diberikan di pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa, guru dapat lebih memahami materi IPA Botani yang teridentifikasi sulit, dengan meningkatnya nilai tes sebesar 1,6%, Guru memiliki kemampuan untuk mencari konsep yang sulit pada materi IPA Botani, serta respon yang baik pada pelaksanaan pelatihan pengayaan materi IPA Botani.
THE ROLE OF CHARACTER EDUCATION IN SHAPING THE PANCASILA STUDENT PROFILE Walib Abdullah; Adi Maladona
Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/jkpp.v3i3.454

Abstract

This study aims to analyze the role of character education in shaping the Pancasila Student Profile among secondary school students. The research employed a qualitative approach with a case study method conducted at a secondary school that has implemented character education programs and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that character education is integrated through intracurricular, cocurricular, and daily habituation activities. The P5 program has been shown to contribute significantly to the development of students’ creativity, collaboration, critical thinking, and social awareness. Teachers play an essential role as role models, facilitators, and mentors in instilling character values. The positive impact of character education is evident in the enhancement of the six dimensions of the Pancasila Student Profile, namely noble character, global diversity, cooperation, independence, critical reasoning, and creativity. Nevertheless, the implementation of character education still faces several challenges, such as inconsistent teacher commitment and limited program implementation time. Overall, this study reinforces that character education plays a central role in realizing the Pancasila Student Profile, and its successful implementation is strongly influenced by school support, teacher exemplification, and the sustained development of a positive school culture.
Pengaruh Kombinasi POC dan AB Mix terhadap Pertumbuhan Kale (Brassica oleracea) dalam Sistem Hidroponik NFT Mohammad Rafli Auluddin; Sari Kusuma Dewi; Saptini Mukti Rahajeng; Adi Maladona
Jurnal Fisika dan Studi Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Fisika dan Studi Pengetahuan Alam
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jfsp.v1i2.708

Abstract

Kale (Brassica oleracea) adalah sayuran yang sangat bergizi. Penelitian ini mengkaji pengaruh kombinasi nutrisi AB Mix dan pupuk organik cair (POC) dari daun kipahit dan batang pisang, serta BAP terhadap pertumbuhan kale dalam sistem hidroponik NFT. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan (AB Mix; AB Mix+BAP; AB Mix+POC; AB Mix+POC+BAP) dan 6 ulangan. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan kering, serta kandungan klorofil. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji BNT 5%. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan memiliki pengaruh yang signifikan. Perlakuan AB Mix+POC+BAP memberikan respons terbaik dengan tinggi tanaman 8,1 ± 0,32 cm, 12 ± 0,81 daun, berat basah 34,3 ± 5,27 g, dan berat kering 7,5 ± 0,42 g. Sebaliknya, perlakuan AB Mix hanya memberikan hasil terendah. Analisis POC menunjukkan kandungan N dan P yang rendah dengan rasio C/N yang tinggi (27,8). Disimpulkan bahwa penambahan POC dan BAP secara signifikan meningkatkan pertumbuhan kale hidroponik. Penelitian ini memberikan dasar fisiologis untuk penerapan nutrisi organik dan hormon dalam budidaya kale dengan sistem NFT. 
PENGARUH FILTRAT BONGGOL PISANG DAN AIR KELAPA TERHADAP INVIGORASI BENIH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI CAISIM (Brassica juncea L) KEDALUWARSA PADA SISTEM HIDROPONIK WICK Iftitah Naurah Salsabila Hafsa; Sari Kusuma Dewi; Adi Maladona
Jurnal Fisika dan Studi Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Fisika dan Studi Pengetahuan Alam
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jfsp.v1i2.709

Abstract

Benih sawi caisim (Brassica Juncea L.) kedaluwarsa umumnya mengalami penurunan viabilitas dan vigor. Pemberian zat pengatur tumbuh alami dari bonggol pisang dan air kelapa berpotensi memperbaiki kondisi fisiologis benih kedaluwarsa. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian filtrat bonggol pisang dan air kelapa terhadap invigorasi benih dan pertumbuhan tanaman sawi caisim kedaluwarsa. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 6 konsentrasi filtrat. Parameter yang diamati perkecambahan (daya berkecambah, indeks vigor, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh) dan pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, biomassa, panjang akar). Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian filtrat bonggol pisang dan air kelapa berpengaruh terhadap invigorasi benih dan pertumbuhan tanaman (sig>0,05). Perlakuan B (75% filtrat bonggol pisang+25% air kelapa) merupakan perlakuan terbaik pada parameter perkecambahan, dengan nilai tertinggi pada daya berkecambah (94±0,019%), indeks vigor (87±0,043%), kecepatan tumbuh (92±0,064%/etmal), namun belum optimal pada parameter keserempakan tumbuh. Perlakuan A (100% filtrat bonggol pisang+0% air kelapa) merupakan perlakuan terbaik pada parameter pertumbuhan, dengan nilai tertinggi pada tinggi tanaman (17,7±0,34 cm), jumlah daun (9,06±0,65 helai), biomassa (29,5±2,20 gram), panjang akar (24,7±1,48 cm).